Dukung Kartu Pra Kerja, Pemerintah Siapkan Dana 10 Triliun

Jokowi Pamerkan Kartu Pra-Kerja

Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah berencana mengeluarkan Rp 10 triliun untuk mendukung program kartu prakerja.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menjelaskan, biaya tersebut termasuk untuk pelatihan dengan perkiraan biaya sebesar Rp 3 juta-Rp 7 juta per orang.

Kemudian, dana tersebut juga dialokasikan untuk membiayai sertifikasi dengan estimasi biaya tertinggi Rp 900.000.

Kemudian insentif pasca-pelatihan sebesar Rp 500.000, dan terakhir biaya pengisian survey yang dilakukan tiga kali dan diberikan insentif sebesar Rp 50.000.

“Sehingga total manfaat per peserta Rp 3.650 juta hingga Rp 7.650 juta,” kata Ida di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Total anggaran sekitar Rp 10 triliun tersebut nantinya akan diperuntukan untuk 2 juta peserta.

Saat ini payung hukum soal kartu prakerja ini masih dalam proses finalisasi dan semua dibawah kordinasi Kementerian Koordinator Perekonomian.

“Prosesnya di mana? Saya kira prosesnya sekarang sedang disiapkan landasan hukum perpresnya, draft perpres sedang disusun Kelembangaan yang dikordinasikan menko perekonomian,” ucap Ida.

Nantinya kemenaker akan menyediakan sistem info keternagakerjaan terpadu yang siap terintegrasi dengan program kartu prakerja digital maupun reguler.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Riana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here