Jakarta, PONTAS.ID Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu memperingati HUT ke 18 dengan mengusung tema “Kesederhanaan Untuk Kebersamaan”.
Pada kegiatan tersebut diawali dengan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November, kemudian dilanjutkan dengan perayaan HUT Kabupaten Kepulauan Seribu yang digelar di Depan Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Minggu (10/11/2019).
“Dengan kesederhanaan mewujudkan kebersamaan antara seluruh elemen masyarakat, pemerintah dan dunia usaha untuk bersama-sama merayakan Hari Jadi Kabupaten Kepulaun Seribu Ke 18,” ujar Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad dalam sambutannya.
18 Tahun yang lalu, Pemkab Kepulauan Seribu merupakan sebuah Kecamatan yang berada dibawah Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dengan jumlah penduduk 16 ribu jiwa. “Dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2001 dari sebuah Kecamatan ditingkatkan menjadi Kabupaten Kepulauan Seribu. Ini senua berkat kegigihan masyarakat semua,” kata Husein Murad.
Menurut Husein Murad, keberadaan Kepulauan Seribu tidak terlepas dari 9 Bupati yang telah mengabdi. “Kami disini hanya meneruskan yang telah dirintis oleh terdahulu kami dengan mengembangkan Kepulauan Seribu menjadi lebih baik,” imbuhnya
Saat ini beberapa kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu telah tersedia seperti listrik di Kepualaun Sabira, air bersih kemudian pembangunan pusat perkulakan (JakGrosir) serta jangkauan kapal pun telah mulai di setiap pulau sehingga jumlah wisatawan yang berkunjung mulai mengalami peningkatan.
“Kemudian saat ini telah kami lanjutkan dengan sebuah gerakan. Gerakan tersebut meliputi, gerakan bersih pulau, gerakan percantikan pulau, gerakan menanam 1000 pohon sukun, gerakan ekonomi rakyat melalui berbagai pelatihan dan gerakan sadar wisata, gerakan ekowisata, gerakan pemberdayaan masjid. Gerakan tersebut untuk melanjutkan para pendahulu untuk memajukan Kepulauan Seribu menjadi lebih baik,” kata Husein.
Sementara itu pada perayaan Hari Jadi Kepulauan Seribu Ke-18 ini diisi dengan berbagai kegiatan yang meliputi, pencanangan gerakan siswa sadar kebersihan yang dimotori oleh Bank Negara Indonesia (BNI) kemudian dilanjutkan dengan menabung sampah.
“Nanti anak-anak mengumpulkan sampah yang kemudian ditimbang dan dinilai kemudian ditukar dengan tabungan pelajar. Mudah-mudahan dengan gerakan tersebut dapat mengurangi volume sampah plastik di Kepulauan Seribu,” tutup Husein Murad.
Penulis: Edi Prayitno
Editor: Luki Herdian



























