Jakarta, PONTAS.ID – Guna mempertajam kemampuan interpretasi atas foto udara yang akan diolah sebagai data intelijen, sejumlah awak pesawat dan personel yang terlibat dalam operasi udara maritim mengikuti Pelatihan Teknik Fotografi Pemotretan Dari Udara, digelar Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI)/Indonesian Coast Guard (IDNCG), di kantor Bakamla RI Rawamangun, Jl. Pemuda Kav. 52 Jakarta Timur (9/9/2019).
Materi dari latihan yang berlangsung 4 hari, diantaranya tentang teknik fotografi, pemotretan udara dan interpretasi foto udara serta dilanjutkan praktikum di kelas. “Teknik fotografi pemotretan udara dan interpretasi foto udara berguna dalam menafsirkan penampakan obyek untuk diolah menjadi informasi intelijen yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan latihan maupun operasi”, ujar Direktur Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla Yeheskiel Katiandagho saat membuka kegiatan pelatihan.
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 32/2014 tentang Kelautan, dan Peraturan Presiden Nomor 178/2014 tentang Bakamla, menyebutkan Bakamla RI bertugas melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia dan yurisdiksi Indonesia, termasuk didalamnya yaitu melaksanakan operasi udara maritim dibidang keamanan dan keselamatan laut.
Dalam pelaksanaan operasi laut tidak terlepas dari dukungan operasi udara maritim, dan salah satu keberhasilan operasi udara adalah kemampuan untuk menyediakan data pantauan dalam bentuk foto udara, baik secara vertikal maupun dari sudut tertentu (oblique) dalam rangka menunjang kegiatan latihan maupun operasi. (Abri)
Penulis:Abriyanto Mohammad
Editor: Idul HM



























