Asahan, PONTAS.ID – Calon anggota DPRD Asahan, Sumatera Utara, yang bakal dilantik nantinya tidak akan lagi menggunakan pin yang terbuat dari material emas namun berbentuk duplikat yang memiliki kualitas terbaik dan tidak gampang rusak.
“karena kalau emas, minimal harus lima mayam (1 mayam setara 3,33 gram), sedangkan yang dianggarkan di APBD 2019 materialnya bukan dari emas,” kata Sekretaris DPRD Asahan, Syahrul Efendi melalui Kabag Persidangan, HN Tambunan, Selasa (20/8/2019).
DPRD Asahan juga sudah menganggarkan peralatan untuk anggota DPRD yang baru nanti antar lain pengadaan papan nama, sedangkan untuk mereka yang tak lagi menjabat akan diberikan cinderamata.
Tentang pakaian pelantikan lanjut HN Tambunan, Sekretariat DPRD Asahan juga tidak ada memberikan (memfasilitasi) jas ataupun kebaya yang akan digunakan bagi 45 anggota DPRD Asahan terpilih pada saat acara pelantikan nanti, dikarenakan anggaran untuk itupun tidak ada ditampung di APBD Tahun Anggaran 2019.
“Yang dianggarkan di PAPBD 2019 ini berkisar Rp. 100 juta, dan untuk pengadaan pakaian pelantikan juga tidak ada dimata anggaran ” imbuh HN Tambunan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah bagi 45 anggota DPRD Asahan terpilih akan digelar di gedung DPRD Asahan, Sumatera Utara, pada Senin (9/9/2019) mendatang.
Dan dari 45 anggota DPRD Asahan yang bakal dilantik nanti, 21 orang diantaranya merupakan wajah-wajah baru.
Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Pahala Simanjuntak




























