Jokowi Ingin Loncat ke B50 di Akhir 2020, Begini Respon Pertamina

Pertamina

Jakarta, PONTAS.ID – PT Pertamina (Persero) mengaku mendukung keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempercepat pelaksanaan mandatori biodiesel 50 persen (B50) di akhir tahun depan.

“Kami sepenuhnya mendukung kebijakan pemerintah untuk B30. Sudah dibuktikan pada penerapan B20 yang sudah berjalan baik,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, kepada media, Senin (12/8/2019).

Fajriyah mengatakan, untuk penerapan B30, pihaknya telah melakukan serangkaian kajian dan siap melaksanakannya sesuai waktu yang ditetapkan pemerintah.

Sementara, untuk penerapan B50 pada akhir 2020, Fajriyah mengatakan saat ini, pihaknya sudah melakukan co processing terkait pemanfaatan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO).

Fajriyah mengatakan, sejauh ini Pertamina telah melaksanakan pengujian co-processing di kilang Residue Fluidized Cracking Catalityc Unit (RFCCU) Refinery Unit (RU) III Plaju dengan injeksi Refined, Bleached, and Deodorized Palm Oil (RBDPO) hingga 7,5 persen on feed. Adapun, produk utama yang dihasilkan dari proses tersebut adalah green-gasoline, green-LPG dan green-propylene dalam persentase yang lebih kecil.

“Itu (co processing) sudah sesuai rencana bisnis kami, intinya kami tetap mendukung,” beber Fajriyah.

Diwartakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghendaki agar penerapan B30 bisa diterapkan pada awal 2020 dan selanjutnya loncat ke B50 di akhir 2020. Padahal, baru tahun lalu Indonesia menerapkan B20.

“Saya juga ingin agar B20 ini nanti pada Januari 2020 ini sudah pindah ke B30. Dan selanjutnya nanti di akhir 2020 sudah meloncat lagi ke B50,” kata Jokowi, saat memimpin rapat terbatas, Senin (12/8/2019).

Penulis: Riana
Editor: Luki H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here