Jakarta, PONTAS.ID – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) akan membentuk tim investigasi sendiri terkait kejadian pemadaman listrik atau blackout di sebagian Jawa yang terjadi Minggu (4/8/2019) lalu.
Anggota Ombudsman, Laode Ida, mengatakan, tim investigasi ini untuk melakukan pendalaman mengenai penyebab pasti mati listrik. Investigasi ini sudah bisa dilihat hasilnya dalam kurun waktu tiga pekan kedepan
“Ombudsman (akan) investigasi sendiri inisiatif sendiri terkait blackout itu. Kami akan lakukan tugasnya, paling lambat tiga minggu bisa lihat hasilnya seperti apa,” kata Laode Ida, saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).
Kata dia, investigasi dilakukan karena ORI merasa belum mendapat informasi yang pasti dari pihak terkait. Dengan begitu, ORI akan menjalankan fungsinya untuk melakukan investigasi.
“Klarifikasi PLN lebih komprehensif, tapi masih banyak yang perlu pendalaman dari pihak kami,” ujar Laode.
Sementara itu, Direktur Strategis 2 PT PLN, Djoko Abumanan, mengatakan bahwa pihaknya juga sudah membentuk tim independen untuk mengetahui penyebab pasti blackout tersebut. Djoko menuturkan, tim investigasi ini terdiri dari para pakar dari Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, dan nanti hasilnya akan dipublikasikan kepada masyarakat.
“PLN sudah menunjuk tim independen untuk melakukan assesment terhadap case tersebut. Sehingga bisa lebih enak. Termasuk internal PLN dan kami terbuka juga tim lain. Beberapa contingency plan sudah siapkan, termasuk bagaimana mekanisme yang akan diberikan soal hak hak konsumen,” klaim Djoko.
Penulis: Riana
Editor: Luki H



























