Tewas dengan Kepala Pecah, Polisi Ringkus Keponakan Korban

Sergai, PONTAS.ID – Sugeng (55) warga Dusun 13 Desa Pulau Gambar Kecamatan Serbajadi, Serdang Bedagai (Sergai) ditemukan tetangganya sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi telungkup. Sementara darah dan bagian otaknya berceceran di dinding dan lantai rumahnya akibat tengkorak kepalanya pecah dihantam benda keras, Rabu (24/7/2019).

Oleh warga, temuan lelaki tua yang cacat kaki (pincang) dan berstatus bujangan itu dilaporkan ke Polsek Dolok Masihol, dan setelah Polisi tiba di rumah korban segera melakukan olah TKP.

Berdasarkan keterangan saksi Tusiwon alias Keling (64) dan Riati (49) serta Agus Purba (31) ketiganya merupakan tetangga korban menjelaskan, pagi itu ada mendengar suara ribut-ribut di rumah korban tapi karena tak mau ikut campur dan hal itu sudah biasa, karena korban selalu memarahi ponakannya AH alias Tompel (22) yang tinggal bersama korban.

Karena keributan semakin menjadi akhirnya dengan memberanikan diri Tusiwon dan Riati mendatangi rumah korban dan melihatnya saat itu ponakan korban Tompel keluar dari rumah dengan setengah berlari sembari menenteng batang kayu dua meter, yang sehari-hari dipakai korban untuk tongkatnya.

Curiga, kedua saksi mendatangi ke dalam rumah korban dan melihat korban sudah bersimbah darah dengan kondisi kepala pecah. Melihat hal itu lalu memanggil tetangganya Agus Purba yang segera memberitahu warga yang lain juga ke Polisi.

Tidak lama kemudian Opsnal Polsek Dolok Masihul berhasil meringkus tersangka yang melarikan diri ke Dusun 12 Desa Pulo Gambar kecamatan Serba Jadi.

Pelaku nyaris babak belur dihakimi massa yang marah. Guna penyelamatan dari amukan massa,Tompel diamankan di kantor Desa Pulau Gambar dan seterusnya dilarikan ke Polsek Dolok Masihul.

Hasil interogasi sementara, tersangka diduga kalap dan sakit hati karena kerap dimarahi korban. Kejadian ini kembali berulang pagi tadi, sebelum menghabisi korban.

Penulis: Andy Ebiet
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleTerserang Penyakit, Produksi Karet Diperkirakan Turun 15%
Next articleSehari, Dukcapil Jakut Tuntaskan 1.765 Layanan Jemput Bola