Ganti Rugi Tak Jelas, Warga Blokir Jalan Akses PT CSR

Labuhanbatu, PONTAS.ID – Puluhan massa yang bersimpati dengan Ahmad Yani menutup jalan akses menuju pabrik kelapa sawit milik PT Cisadane Sawit Raya. Pasalnya, pihak perusahaan hingga saat ini tak kunjung membayar ganti rugi sebidang tanah kepada Ahmad Yani selaku pemilik lahan pada jalan akses utama tersebut.

Aksi demo dimulai sekira pukul 08.00 WIB yang dipimpin oleh  Suryadi selaku koordinator aksi dan masyarakat  melakukan orasi dan memasang portal menyetop truk tangki yang mengangkut CPO ke perusahaan tersebut.

“Aksi ini kami lakukan akibat mediasi antara pihak perusahaan dengan Ahmad Yani yang menguasakan kepada Lembaga Bantuan Hukum Bela Rakyat Indonesia (LBH-BRI) tidak ada titik temu. Mediasi mentok, makanya kami lakukan aksi ini,” kata Suryadi.

Menurut dia, Ahmad Yani tidak pernah menerima ganti rugi satu rupiah pun dari perusahaan, namun, perusahaan mengklaim telah  pernah membayar ganti rugi tanah tersebut.

“Anehnya, ganti rugi yang dimaksud oleh perusahaan kepada PT Cisadane Sawit Raya antara Zulkarnaen dan perusahaan. Bukan kepada Arbaiyah selaku orang tua Ahmad Yani,” kata dia.

Di tempat yang sama, Kuasa hukum LBH BRI Edi Pane mengatakan aksi ini persoalan hak seseorang yang dikangkangi oleh perusahaan.

“Kita siap menyelesaikan masalah ini secara musyawarah. Tetapi perusahaan meminta lewat pengadilan. Maka terjadilah aksi ini. Juga saya tegaskan, selama perusahaan tidak menunjukkan itikad baik mengganti rugi lahan klien kami, aksi ini akan terus kami lakukan,” ungkap Edi.

Sementara itu, Kanit Intelkam Polres Labuhanbatu Iptu Silalahi di lokasi aksi sempat menemui koordinator aksi dan kuasa hukum Ahmad Yani. Pihaknya bersama perusahaan akan membuka kembali jalan tersebut dengan dukungan personil dari Brimob

“Namun Kapolsek meminta kepada perusahaan agar hal itu tidak dilakukan. Agar tidak terjadi benturan dan hal yang tak diinginkan diminta truck yang melintasi jalan tersebut mengangkut CPO dilepaskan. Selanjutnya kedua pihak melakukan mediasi kembali di sertai Camat Bilah Hilir dan Kapolsek Bilah Hilir,” ujar Silalahi.

Pantauan di lapangan, truk tangki pengangkut CPO yang sebelumnya antri di jalan kembali melintas masuk ke perusahaan perkebunan tersebut.

Guna mencegah aksi anarkis, personil pengendali massa (Dalmas) dari Polres Labuhanbatu dan personil polsek Bilah Hilir dipimpin langsung Kapolsek Bilah Hilir AKP Ery Prasetyo dan Kanit Reskrim Ipda Sahat M. Lumbangaol diturunkan ke lapangan.

Namun hingga berita ini dipublikasikan, pihak PT Cisadane Sawit Raya  belum berhasil ditemui untuk memberikan tanggapan,

Penulis: Rizaldy Jow
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here