Air Asia Klaim Maskapai Menjual Tiket Pesawat Terjangkau

Direktur Utama AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan

Jakarta, PONTAS.ID – Air Asia Indonesia mengklaim jika pihaknya adalah salah satu maskapai yang sudah lebih dulu menurunkan harga tiket pesawat sebelum pemerintah meminta maskapai berbiaya murah atau low cost carrier (LCC) untuk menurunkan harga tiket.

“Kami sudah turunkan harga kami, selama ini kami selalu yang terjangkau dan itu bisa kami buktikan dengan presentasi kami tadi di kuartal pertama ini (harga tiket) bahkan lebih rendah dari kuartal pertama tahun lalu,” ujarnya Direktur Utama AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan, Jakarta, Senin (25/6/2019).

Tidak hanya itu kata Dendy, AirAsia Indonesia juga kerap memberikan promo-promo kepada masyarakat sehingga harga tiket menjadi lebih murah. Ia mengatakan, pihaknya memastikan harga jual tiket AirAsia Indonesia tidak akan melebihi tarif batas atas atau di bawah tarif batas bawah.

‘Untuk menjawab pertanyaan itu saya bisa sampaikan bahwa harga kami, tarif kami AirAsia Indonesia masih yang paling terjangkau saya rasa,” kata dia.

Yakin Turunkan Harga Tiket

Sebelumnya, Pengamat penerbangan dari Indonesia Aviation Center, Arista Atmajati yakin maskapai berbiaya hemat atau Low Cost Carrier (LCC) bisa menurunkan harga tiket pesawat rute domestik.

Hal tersebut menurutnya bukan hanya karena kebijakan pemerintah yang meminta maskapai LCC menurunkan harga tiket domestiknya saja.

“Kalau ini sekarang sudah masuk low season, biasanya maskapai LCC memang harus menurunkan (harga tiket),” kata Arista di Jakarta.

Terlebih menurutnya saat ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menurunkan tarif batas atas (TBA) untuk semua maskapai dengan rute penerbangan menggunakan pesawat jet. Ditambah lagi memasuki low season, kata dia, tidak mungkin maskapai LCC menjual tiket berkisar di tarif batas atas.

Arista menilai maskapai LCC pasti akan menjual harga tiket pesawat berkisar di tengah-tengah antara tarif batas atas dan bawah. “Karena memang kalau dia (maskapai LCC) tetap di batas atas juga dihindari masyarakat. Mendingan masyarakat naik yang full service, Garuda misalnya,” jelas Arista.

Terlebih maskapai LCC seperti Lion Air juga sudah menerapkkan bagasi berbayar sehingga saat low season mau tidak mau harus menurunkan harga jual tiketnya. Sebab dari bagasi berbayar, menurut Arista sudah menjadi pendapatan tersendiri bagi Lion Air.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan sejumlah maskapai penerbangan mulai menurunkan tarif tiketnya pada pekan ini. Penurunan tarif pesawat tersebut menyusul rapat koordinasi yang dilakukan bersama pihak terkait pada Kamis (20/6/2019).

“Sudah ada yang nurunkan. Jadi tunggu saja. Tapi dalam seminggu ini akan ada satu per satu,” jelas Darmin usai menghadiri rapat internal dengan Presiden Jokowi di Istana, Senin.

Darmin menegaskan bahwa besaran penurunan sudah diatur oleh Menteri Perhubungan. Meski begitu, menurutnya, perhitungan penurunan tarif tiket tak perlu dipublikasikan kepada publik.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Risman Septian

Previous articleRitel Moderen Tutup, Pengamat: Efek Pergeseran Pola Transaksi
Next articlePenutupan Ritel Moderen karena Penurunan Daya Beli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here