Demi Masa Depan Anak, 4 Anggota KKSB Papua Serahkan Diri

Dandim Puncak Jaya, Letkol Inf Agus Sunaryo saat menerima kembalinya empat anggota KKSB ke pangkuan NKRI

Jakarta, PONTAS.ID – Empat anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dengan wilayah pergerakan Kabupaten Puncak Jaya akhirnya kembali ke pangkuan RI. Keempatnya memutuskan kembali lantaran melihat kedekatan TNI dan Polri dengan warga Papua

Dandim Puncak Jaya, Letkol Inf Agus Sunaryo didampingi 25 anggota Kodim pada Sabtu (8/6/2019) di Kampung Wurak, Puncak Jaya menerima kembalinya empat anggota KKSB tersebut, yakni: Telangga Gire (30), Piningga Gire (25), Tekiles Tabuni (30) dan Perengga (27).

“Pada hari ini,sekitar 08.15 WIT empat anggota KKSB menyerahkan diri serta berikrar kesetiaan kepada NKRI,” kata Letkol Inf Agus Sunaryo melalui keterangan resmi Puspen TNI, Minggu (9/6/2019).

Selain mengucapkan janji setia, keempatnya lanjut Dandim juga menyerahkan satu pucuk senjata api jenis Mosser dan sejumlah munisi yang dirampas pada saat menyerang Polsek Karubaga, Kabupaten Tolikara tahun 2013.

Proses penyerahan diri berawal dari komunikasi dengan seorang anggota Kodim Puncak Jaya, Sertu Jefri May yang berlangsung sejak Mei 2019 lalu. Menurut Telangga bahwa dirinya dengan beberapa orang rekannya sudah lama ingin menyerahkan diri namun tidak tahu bagaimana caranya karena takut ditembak oleh TNI dan Polri.

Setelah terjalin komunikasi yang baik, Dandim menitipkan pesan bahwa TNI menjamin keselamatan mereka bila ingin menyerahkan diri secara sukarela. “Kita semua bersaudara, mari bersama-sama membangun Papua untuk masa depan generasi kita yang lebih baik, Papua sudah merdeka dalam bingkai NKRI,” pesan Dandim.

Telangga beserta kelompoknya pun mengaku secara diam-diam mengamati interaksi TNI bersama rakyat yang terlihat sangat baik dan tidak pernah menyakiti rakyat. TNI selalu membantu rakyat, termasuk TNI membantu membangun jalan dan fasilitas lainnya.

Kemudian, pada Kamis (6/6/2019) empat anggota Kodim dipimpin Sertu Jefri May melaksanakan pertemuan dengan Telangga di Distrik Tingginambut, mereka menyatakan tekadnya untuk menyerahkan diri kembali kepangkuan NKRI.

Hari itu juga mereka diantar ke Makodim untuk menghadap Dandim di Distrik Mulia Puncak Jaya. sekitar pukul 23.00 WIT, dANDIM berkoordinasi dengan BupatI Puncak Jaya, Yuni Wonda tentang keinginan anggota KKSB kembali ke Pangkuan NKRI.

“Bupati menyanggupi akan memberikan mereka pekerjaan dan memperbaiki rumahnya,” imbuh Dandim.

Proses penyerahan diri ini sendiri berlangsung aman dan lancar. Saat ini Telangga Gire cs beserta senjatanya sudah berada di Makodim dalam rangka pendataan.

“Kami bertahun-tahun hidup menderita di hutan, kepanasan, kedinginan, kehujanan, kelaparan dan lain-lain. Sementara pembangunan di kampung-kampung dan di kota-kota semakin maju dan warga hidup sejahtera,” kata Telangga.
Telangga juga mengimbau kepada seluruh rekan-rekannya yang masih di hutan agar segera kembali ke pangkuan NKRI agar bisa hidup normal sebagai masyarakat warga Negara Indonesia.

“Yang kita perjuangkan selama ini hanya mimpi-mimpi kosong. Kasihan anak keturunan kita. Mereka harus kita siapkan agar mereka bisa hidup lebih baik di masa yang akan datang,” Telangga.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

Previous articleMenhub Minta Jajarannya Respons Cepat Gejala Lonjakan Kendaraan ke Jakarta
Next articleNekat Bolos Usai Libur Lebaran, Ini Sanksi Buat PNS