Warga Bekasi Sapu Bersih 5.280 Kuota Mudik Gratis

Sebanyak 200 motoris kemasan, kembali disiagakan di sepanjang arus balik, mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM bagi pemudik

Bekasi, PONTAS.ID – Sebanyak 5.280 kursi mudik gratis menggunakan bis yang disiapkan Kementerian Perhubungan dan Pemprov Jawa Barat tidak disia-siakan warga Bekasi untuk mudik Lebaran mendatang.

Tercatat, seluruh kursi dari 120 bis yang disiapkan tidak satu pun tersisa hingga Senin, (13/5/2019).

“Peserta mudik gratis dijadwalkan berangkat pada Sabtu, 1 Juni mendatang di Summarecon Mal Bekasi,” ungkap Kepala Seksi Angkutan pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Ikhwanudin Rahmat di Bekasi, pagi tadi.

Pihaknya kata Ikhwanudin, telah menutup pendaftaran mudik gratis yang diadakan Provinsi maupun Kemenhub, lantaran kuota 40 bus dari Jawa Barat dan 80 bus dari Kementerian Perhubungan telah habis.

Ikhwanudin menjelaskan, pendaftaran telah dilaksanakan di Kantor Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jalan Pangeran Jayakarta, Kecamatan Medansatria pada Selasa, 26 Maret lalu. Untuk tujuan mudik sama seperti tahun lalu, yakni kota-kota dan kabupaten-kabupaten di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Lampung.

“Tahun lalu pemerintah juga mengadakan mudik gratis, namun saat itu keberangkatannya ada di Kabupaten Bekasi tapi sekarang dipindah ke Kota Bekasi,” ujarnya.

Untuk program mudik dari Jawa Barat, dikhususkan bagi warga yang berdomisili di Kota dan Kabupaten Bekasi. Sedangkan program mudik gratis dari kementerian, tidak dibatasi domisili pesertanya.

“Jadi yang dari daerah mana saja, bisa mengikuti program mudik gratis dari kementerian,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, untuk bus dari Jawa Barat terbagi dalam dua rute yakni 25 unit tujuan Solo dan 15 sisanya ke arah Yogyakarta. Bus tujuan Solo melintasi Pekalongan, Semarang, dan Boyolali, sementara bus tujuan Yogyakarta melalui Tegal, Bumiayu, Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Purworejo, dan Wates.

“Pemudik bisa turun di kota-kota yang dilintasi, tidak harus semua turun di pemberhentian akhir,” katanya.

Sedangkan 80 bus yang disediakan kementerian untuk mengangkut penumpang ke lokasi tujuan yang lebih banyak, yakni kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Sumatera.

“Di awal, warga yang berminat mengikuti program ini diharuskan mendaftar terlebih dulu dengan menyerahkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga,” katanya.

Setelah terdaftar, warga menerima lembar pendaftaran sementara yang nantinya ditukarkan dengan tiket saat pendaftaran ulang. “Untuk program dari Jabar, tidak ada pembatasan jumlah penumpang yang akan didaftarkan,” imbuhnya.

Semua yang terdata dalam Kartu Keluarga diperbolehkan mendaftar program ini. “Namun berbeda dengan mudik gratis dari kementerian, jumlah penumpang dibatasi maksimal empat orang,” pungkasnya.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here