Warga Binaan Belum Rekam e-KTP, Begini Penjelasan Dukcapil Medan

Ilustrasi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP)

Medan, PONTAS.ID – 140 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Tebingtinggi yang merupakan warga Kota Medan belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP), sehingga terancam kehilangan hak pilih saat Pemilu yang akan digelar serentak pada Rabu 17 April 2019.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) kota Medan, Zulkarnaen Lubis mengaku pihaknya saat ini terus berupaya melakukan perekaman e-KTP terhadap warganya yang berada di lapas.

“Prinsipnya kita terus berkoordinasi dengan lapas-lapas yang ada bila ada warga binaan yang Nomor Induk kependudukan (NIK) nya dari kota Medan akan segera dilakukan perekaman,” kata Zulkarnaen menjawan PONTAS.id, Rabu (13/3/2019).

Dikatakan Zulkarnaen, untuk melakukan perekaman e-KTP bagi warga binaan lapas, pihaknya menggandeng Dinas Dukcapil daerah lain di mana warga binaan asal kota Medan tersebut berada.

“Kita juga meminta bantuan dari Disdukcapil di mana lapas itu berada utuk melakukan perekaman. Sebab data base kependudukan itu pada dasarnya bersifat nasional dan on line,” kata dia.

Jika perekaman selesai, lanjut Zulkarnaen, e-KTP warga binaan tersebut dapat langsung dicetak, “Setelah dilakukan perekaman bisa langsung dilakukan pencetakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kalapas Kelas II B Tebingtinggi Theo Purba, 140 warga binaannya yang berasal dari kota Medan belum melakukan perekaman e-KTP, “Terutama warga  binaan yang berasal dari kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan kota Medan belum dilakukan perekaman e-KTP untuk kepentingan pemilu 2019,” kata Theo.

Pihaknya kata Theo tidak mengetahui secara pasti mengapa Disdukcapil Kabupaten Sergai dan Kota Medan belum melakukan perekaman e-KTP kepada warga binaan tersebut.

“Padahal Disdukcapil Tebingtinggi sudah melakukannya kepada semua warga binaan yang merupakan penduduk Tebingtinggi,” kata Theo.

Menurut Theo, pihaknya selalu terbuka untuk bekerjasama dengan instansi terkait, baik dengan Dukcapil Sergai dan Kota Medan untuk merekam e-KTP bagi warga binaan yang ada di lapas.

“Hingga saat ini kami belum tahu kenapa Dukcapil Sergai dan Medan belum melakukannya,” pungkasnya.

Penulis: Ayub Badrin/David Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here