Bulan Dana PMI 2019, Target Pemkot Jakut 3 Miliar

Ketua PMI Jakarta Utara Sabri Saiman saat menerima secara simbolis dana sebesar Rp.1,7 miliar lebih dari Ketua Panitia Bulan Dana PMI 2018 Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim

Jakarta, PONTAS.ID – Panitia Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.1,7 miliar lebih melalui Bulan Dana PMI 2018. Angka tersebut meningkat 37 persen dari tahun sebelumnya yang berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.1,2 miliar lebih dalam kegiatan yang sama.

“Alhamdulilah saya sampaikan terima kasih kepada jajaran PMI dan birokrat, terutama masyarakat yang telah membantu dan menyumbang,” kata Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau, di ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (30/1/2019).

Persentase kenaikan dana tersebut dinilai signifikan dibanding dana yang terkumpul pada tahun sebelumnya. Syamsuddin juga berharap, terus meningkatkan penggalangan Bulan Dana PMI 2019 mendatang sehingga dapat mencapai target senilai Rp.3 miliar.

“Kita menghimbau kepada masyarakat marilah menyumbang, karena ini kan dari rakyat untuk rakyat. Apalagi PMI itu kan termasuk garda. Dana digunakan untuk memberikan bantuan apabila terjadi bencana seperti banjir, kebakaran dan lain sebagainya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Dana PMI 2018 Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menerangkan, akan lebih memaksimalkan potensi donatur dana kemanusiaan itu. Termasuk dunia usaha dan seluruh lapisan masyarakat.

“Tahun depan akan kita maksimalkan, misalnya semua perusahaan, semua usaha, semua stackholder, baik dari itu camat dan lurah. Juga lapisan masyarakat,” tutup pria yang juga menjabat Wakil Wali Kota Jakarta Utara.

Diketahui, Bulan Dana PMI 2018 dilaksanakan sepanjang empat bulan, mulai dari 1 September-31 Desember 2018.

Dana yang terkumpul akan digunakan antara lain untuk pelayanan penanggulangan bencana, pelayanan sosial kesehatan, pelayanan transfusi darah, pengembangan organisasi dan relawan, serta pelayanan komunikasi dan informasi.

Penggalangan dana dilakukan dengan beberapa cara, seperti penyebaran kupon di tempat hiburan dan pengguna jasa pelayanan, penempatan drop box atau kotak sumbangan di mall dan pasar swalayan.

Kemudian melakukan pendistribusian proposal ke dunia usaha, penyebaran list donasi ke karyawan pemerintah kota maupun institusi pemerintah dan swasta, serta penyebaran amplop donasi ke sekolah.

Penulis: Suwarto
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleMenpar: Tiga Strategi Percepat Destinasi Banyuwangi Go International
Next articleBMKG: Jabodetabek Diprediksi akan Diguyur Hujan Siang Nanti