Jakarta, PONTAS.ID – PD Pembangunan Sarana Jaya memastikan bahwa proses pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) untuk program DP 0 rupiah yangh berlokasi di Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim) akan selesai sesuai target.
Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan mengatakan bahwa hingga saat ini pembangunan rusunami di lahan seluas 1,5 hektar itu sudah memasuki lantai 21. Dia menegaskan, sesuai target awal, rusunami itu akan rampung pada Juli 2019.
“Enggak ada (pengunduran), sesuai schedule kami. Sekarang sudah masuk lantai 21, mau topping off sebentar lagi. Target kami tetap akhir juli 2019 selesai,” kata Yoory kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/1/2019).
Sejauh ini, tambah dia, pihak PD Pembangunan Sarana Jaya tidak menemui kendala yang signifikan dalam mengerjakan proyek tersebut di lapangan.
“Enggak ada sih. Paling karena faktor cuaca tapi tidak terlalu mempengaruhi. Sejauh ini kerja juga seperti biasa. Karena sudah skedul jadi kami tidak ada penambahan pekerja, seperti awal saja,” ujarnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman DKI Jakarta, Meli Budiastuti mengatakan sudah ada sekitar 2.482 warga yang mendaftar program rumah DP 0 rupiah, yang merupakan program Solusi Rumah Warga (SAMAWA) Pemprov DKI. Pendaftaran dilakukan pada 1-20 November 2018 di sejumlah titik wilayah Jakarta.
“Sampai saat ini ada 2.482 (warga) kurang lebih sudah daftar dan ini kami sedang melakukan verifikasi dengan (Dinas) Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Sipil) dengan badan pajak. Kami melihat (dan) mencocokkan berkas sesuai dengan persyaratan atau tidak,” kata Meli.
Dalam verifikasi data tersebut, pihaknya memilih 780 warga yang bisa mengisi unit rusun berdasarkan ukuran prioritas, seperti tingkat kebutuhan warga untuk memiliki hunian. Proses verifikasi akan dilakukan hingga Januari 2019.
“Kami akan tayangkan di web kami, jadi masyarakat bisa lihat siapa-siapa yang bisa masuk (menghuni rusun). Setelah itu dituangkan dengan keputusan gubernur dan akan dilakukan pengecekan,” katanya.
Untuk diketahui, rusunami DP 0 rupiah ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Rusunami di Pondok Kelapa itu dibangun 21 lantai dengan total 780 unit hunian.
Unit hunian dibagi dalam 3 tipe, yakni tipe studio 21, tipe 24, dan tipe 36. Harga tiap unit bervariasi, mulai dari Rp 184 juta untuk yang tipe paling kecil hingga Rp 310 juta untuk tipe 36. Rusunami itu diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan antara Rp 4 juta hingga Rp 7 juta.
Editor: Risman Septian




























