Jelang Debat Capres, BPN Prabowo-Sandi Bentuk Tim Delapan

Jakarta, PONTAS.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) telah membentuk tim khusus yang bertugas menyiapkan segala persiapan menjelang pelaksanaan debat Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso. Dia pun mengungkapkan bahwa tim tersebut dinamai ‘Tim Delapan’, yang dibentuk langsung oleh Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso. Dan Priyo sendiri bertindak sebagai koordinator.

“Pak Jenderal Djoko Santoso ketua timses kami dalam rapat beberapa minggu lalu membentuk Tim Delapan, kebetulan saya ketua timnya,” kata Priyo saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema ‘Jelang Debat Siapa Hebat’ di Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2019).

Dengan adanya tim delapan ini, Priyo yakin Prabowo-Sandi siap menghadapi debat pertama Pilpres yang akan digelar pada tanggal 17 Januari 2019 nanti. Apalagi, tambah dia, ada para pakar dan tokoh politik yang akan memberikan masukan kepada kedua calon.

Menurutnya, tim menghimpun masukan dan saran tokoh-tokoh dan pakar hukum terkait materi debat hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Priyo mengatakan, masukan dan saran tersebut nantinya ditampung untuk mempersiapkan materi debat capres.

“Saya kira wajar saja dibentuk tim khusus. Secara umum bukan hanya mempersiapkan materi debat, tapi juga secara umum. Mereka memberikan saran dan perspektif, supaya lengkap kita memandangnya, apa yang kita input dari bawah kemudian diformat dan seterusnya,” ujarnya.

Tim tersebut katanya akan mengurusi konten yang dipimpin oleh Direktur Materi dan Debat BPN Sudirman Said, persiapan relawan yang dipimpin Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldan, debat, properti, dan sebagainya.

Para pakar yang diminta memberi masukan kepada Prabowo-Sandi di antaranya mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Ada pula mantan anggota MPR dari Sulawesi Tenggara periode 1993-1997 dan 1999-2004, Laode Masihu Kamaluddin.

Selain itu, Prabowo-Sandi akan dibantu oleh para mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM, Siane Indriani dan Ansori Sinungan. Keduanya tercatat sebagai juru bicara Badan Pemenangan.

Kemudian akan ada pula Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais yang akan memberi masukan kepada Prabowo-Sandi.

“Tokoh sekaliber Pak SBY untuk memberi masukan, artinya tim kami sudah siap, beliau kan presiden dua periode, sudah debat dua kali dan menang, begitu pun Pak Amien tokoh besar, singkatnya Pak Prabowo dan Sandi siap lahir batin untuk debat ini,” tukas Priyo.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here