Prabowo: Waspada Pemilih Hantu di Pemilu 2019

Jakarta, PONTAS.ID – Seluruh relawan maupun masyarakat umum yang sudah mempunyai hak pilih dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang akan datang, diminta untuk mewaspadai segala bentuk aksi kecurangan yang berpotensi terjadi di tempat pemungutan suara (TPS).

Permintaan tersebut disampaikan oleh Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto. Dimana dia berpendapat, salah satu kekurangan atau kelemahan Pemilu di Indonesia adalah sering curang. Prabowo lantas memberi contoh kegiatan lain yang berpotensi curang.

“Kita harus koreksi bangsa kita sendiri. Kadang-kadang main sepak bola tingkat kecamatan saja curang, apalagi ini. Jadi, jaga TPS, jaga suara rakyat. Waspada terhadap pemilih-pemilih hantu yang akan coblos,” katanya saat bertandang di Roemah Joeang Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Prabowo pun menegaskan, sejak sebelum pencoblosan dilakukan, maka relawan maupun rakyat harus benar-benar awas, terutama terhadap kotak suara yang harus dipastikan kosong. Begitu juga hingga waktu pencoblosan berakhir di malam hari untuk mengawasi proses penghitungan surat suara.

“Coba semua cek dulu kotak suaranya, harus kosong dulu pemilihan. Dan emak-emak, bapak-bapak semua, kalau datang jangan pulang cepat-cepat. Tunggu sampai malam. Kuat enggak? Berani enggak? Kalau terpaksa kalian bawa rantang ke TPS, bawa tikar ke TPS. Sekalian piknik disitu,” ujarnya.

Untuk mengamankan proses itu, bahkan Prabowo mengatakan, relawan maupun rakyat kalau perlu bermalam di TPS-TPS. Sebab menurutnya, pemungutan suara Pilpres pada 17 April 2019 mendatang itu akan menentukan nasib bangsa hingga ratusan tahun ke depan.

“Kalau perlu tidur di situ sampai selesai. Ya untuk negara, apa yang kita lakukan 17 April menentukan kita untuk beberapa ratus tahun ke depan,” tegas Prabowo.

Editor: Risman Septian

Previous articleDPR: Mendag Bukannya Perbaiki Petani Lokal, Malah Membunuh
Next articleDebat Capres, Cak Imin: Tunggu Kejutan Jokowi-Ma’ruf