Pembangunan Skybridge Tanah Abang, Hanya Setengah PKL Bisa Ditampung

Jakarta, PONTAS.ID – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi mengatakan bahwa pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI masih memiliki masalah dalam penataan para pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang.

Salah satunya yakni terkait pembangunan Skybridge atau jembatan penyeberangan multiguna di Jalan Jatibaru. Kata dia, ketika skybridge telah selesai dikerjakan, maka Jalan Jatibaru yang biasanya dipenuhi PKL, telah disepakati tidak boleh ada lagi di sepanjang jalan itu.

Tetapi masalahnya, karena keterbatasan lahan, di Skybridge hanya bisa menampung 100 pedagang saja. Irwandi mengaku harus memutar otak untuk mencari tempat relokasi bagi PKL di Jalan Jatibaru yang tidak kebagian tempat.

“Jadi cuma setengah (dari total PKL di Jalan Jatibaru) yang bisa dagang (di skybridge Tanah Abang). Paling cuma 100 pedagang,” kata Irwandi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Untuk tempat relokasi sendiri, Irwandi mengakui masih bingung dalam mencari lahan. Sebab, daerah sekitar Tanah Abang sudah sulit ditemukan lahan kosong yang strategis menampung para pedagang.

“Kan ini dadakan. Lahannya nggak ada. Kalau pun ada lahan, tapi kalau lokasinya ada di ujung jalan sana, enggak ada yang mau beli, jadi pedagangnya pada lari juga ke jalan,” ujarnya.

Maka dari itu, sampai saat ini Irwandi masih mencari cara untuk membuat para pedagang dapat berdagang sesuai aturan dan berkeadilan. Sampai sekarang pun, untuk relokasi pedagang yang ada di Blok G Pasar Tanah Abang masih belum ada titik temu yang mengharuskan pedagang menggunakan trotoar untuk berdagang.

“Blok G saja relokasinya belum ketahuan. Apalagi yang ini (di Jalan Jatibaru). Kami berharap pedagang nantinya memanfaatkan trotoar aja semaksimal mungkin. Kami nggak bisa relokasi kan?” tutur dia.

Namun demikian dia memastikan, bahwa pihak Pemprov DKI masih akan terus mengejar target penyelesaian pembangunan Skybridge di Tanah Abang, Jakarta Pusat tersebut. Sesuai informasi, Skybridge akan selesai pada Oktober 2018.

“Yang penting Oktober sudah kelar. Kalau Oktober kelar, jalan juga terbuka. Karena ini kan juga dimonitor sama Ombudsman RI. Oktober harus kelar pertengahan atau akhir,” tukas Irwandi.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here