DKI Akhirnya Tambah Bonus Atlet Berprestasi di Asian Games

Jakarta, PONTAS.ID – Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama pihak DPRD DKI akhirnya memutuskan untuk menambah bonus untuk para atlet asal DKI yang berprestasi dalam ajang Asian Games 2018 yang telah berakhir pada 2 September 2018 kemarin.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengungkapkan bahwa keputusan itu sudah ditetapkan di dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD kemarin. Selain menambah jumlahnya, bonus untuk para atlet itu katanya juga tidak akan dikenai pajak.

Dia lantas merinci, untuk atlet asal DKI peraih medali emas di ajang Asian Games 2018 akan menerima 750 juta rupiah, peraih medali perak 500 juta rupiah, dan peraih medali perunggu 250 juta rupiah. Namun untuk usul pemberian rumah, Pemprov DKI katanya masih membahasnya.

“Kemarin sudah diputus. Jadinya 750 juta rupiah (untuk atlet peraih medali emas). Untuk (usulan pemberian) rumah memang belum. Kalau pajak dibayarin DKI, jadi sudah bersih. Sudah dikasih Rinso,” kata Saefullah singkat di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (13/9/2018).

Akan tetapi, impelementasi turunnya bonus belum dapat dipastikan. Kata Saefullah, bonus itu akan turun setelah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2018 DKI disahkan. “APBD nya aja belum (sah), Ketok dulu APBD baru ya bonus,” tambah dia.

Kenaikan bonus atlet-atlet peraih medali di DKI Jakarta saat Asian Games 2018 sempat menimbulkan kebingungan. Ada pihak yang berkata akan naik, dan ada yang bilang tidak memungkinkan untuk dinaikkan.

Sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Ratiyono memperkirakan bonus dapat diberikan pada Oktober 2018. Ratiyono menegaskan pemberian bonus ini bertujuan untuk memberikan semangat kepada para atlet untuk memberikan prestasi yang lebih baik lagi di kemudian hari. Bahkan, dirinya melihat bonus dan fasilitas yang diterima atlet cukup memadai.

“Saya ingin cepat tapi tepat artinya jangan sampai ada pelanggaran, makanya konsultasi dulu dengan Kemendagri. Hari ini banggar nanti disetujui bersama dengan eksekutif. Lalu, raperda APBD Perubahan dievaluasi Kemendagri,” terang Ratiyono, Senin (10/9/2018).

Editor: Risman Septian

Previous articleMA Didesak Segera Putuskan Gugatan PKPU Sebelum Penetapan DPT
Next articlePerkuat Industri PBK, Bappebti Terbitkan Empat Peraturan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here