Probowo Dinilai Tepat Tak Pilih Ulama Jadi Cawapres

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ( kanan) berpegangan tangan bersama seusai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8)

Jakarta, PONTAS.ID – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) menilai Prabowo Subianto tidak memilih ulama jadi cawapres merupakan keputusan yang tepat. Sebab, Jokowi sudah memilih KH Ma’ruf Amin.

“Saya pikir tindakannya benar, sebab kalau dia angkat ulama juga, bersaing dengan Kiai Ma’ruf nggak ada gunanya. Dia harus mencari sosok lain, yang bisa mengimbangi dari segi lain,” ujar Gus Solah, Minggu (12/8/2018).

Gus Solah menganggap tidak ada yang aneh jika ulama mendukung pasangan capres-cawapres. Ada ulama yang mendukung Prabowo, ada juga yang mendukung Jokowi.

“Ya ada ulama yang mendukung Pak Prabowo ada, ulama yang dukung Jokowi ada. Ya wajar saja lah, ngak ada yang aneh menurut saya,” tuturnya.

Sementara soal Jokowi yang menggandeng KH Ma’ruf, Gus Solah menilai hal itu adalah hak Jokowi. Pro dan kontra terhadap pilihan itu juga sesuatu yang wajar.

“Itu hak masing masing ya, tentunya ada yang pro atau yang kontra. Wajar saja,” ujarnya.

KH Ma’ruf Amin merupakan Rais Aam PBNU. Gus Solah mengatakan Ma’ruf Amin harus mundur dari jabatan itu jika sudah resmi jadi cawapres.

“Kalau sudah jadi calon wapres, ini kan belum, ini masih proses. Proses kesehatan, pemeriksaan surat surat. Kalau sudah dinyatakan sebagai calon wapres secara resmi, ya mundur,” ujarnya.

Gus Solah mengatakan sosok pengganti Ma’ruf Amin sebagai Rais Aam mesti punya keilmuan agama yang baik. “Tentunya punya keilmuan agama yang baik, punya kepemimpinan yang baik,” ujarnya.

Previous articlePBNU Belum Putuskan Nasib Ma’ruf Amin
Next articlePrabowo Diminta Tak Pakai Isu Agama di Pilpres, Ini Kata Gerindra