Begini Zonasi Kampus UIII Rancangan Kementerian PUPR

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo

Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) sebagai tanda dimulainya pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kompleks RRI, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6/2018).

Presiden mengatakan, cita-cita pembangunan kampus UIII adalah agar benar-benar menjadi pusat kajian dan pusat penelitian peradaban Islam. Presiden juga mengungkapkan, pembangunan UIII merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan total anggaran Rp3,5 triliun.

Maket kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa tahun 2017, Kementerian PUPR menganggarkan dana sebesar Rp 40 miliar untuk desain masterplan dan perencanaan teknis UIII.

Sri Hartoyo menambahkan, pembangunan UIII di bagi dalam 3 zona. “Untuk zona 1 terdiri dari Gedung Rektorat, Masjid, Perpustakaan, Gedung Fakultas, Infrastruktur Kawasan, Lansekap dan Ruang Terbuka Hijau, Echo Sanctuary Park,” kata dia melalui keterangan resmi kepada PONTAS.id, Rabu (6/6/2018).

Sri Hartoyo menjelaskan, Zona 2 merupakan Kawasan Mahasiswa (pusat kegiatan kemahasiswaan, toko buku, university mall, sarana olahraga), kampus residen (guru besar and dosen, staf, keluarga mahasiswa, dan apartemen mahasiswa), bangunan MEP (rehabilitasi bangunan lama).

“Zona 3 terdiri dari, kawasan fakultas dan pusat kajian (pusat kajian, scholar center, pusat pelatihan), Kawasan Peradaban (museum, pertunjukan seni dan budaya Islam, dan gedung serba guna/convention center),” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleGandeng Bank Mandiri, Gadjian Mudahkan Pembayaran Gaji Perusahaan Berkembang
Next articleKebijakan Fiskal Berperan Penting dalam Perekonomian Nasional