Kunjungi Asmat Papua, Ini yang Ingin Dilihat Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo gunakan motor listrik saat berkunjung ke Asmat Papua

Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membonceng Ibu Negara Iriana Joko Widodo dengan motor listrik berwarna merah saat berkunjung ke Asmat Papua. Kedatangan Presiden bersama rombongan untuk melihat langsung pemberian makanan tambahan kepada anak-anak dan para ibu rumah tangga.

Saat menuju Aula Wiyata Mandala milik Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Presiden dan Ibu Negara disambut banyak warga. Setibanya di aula, Presiden dan Ibu Iriana menyaksikan langsung pemberian makanan tambahan, pada Kamis (12/4/2018), dalam siaran pers yang diterima PONTAS.id, Jumat (13/4/2018).

Dari aula tersebut, Presiden dan Ibu Iriana melanjutkan dengan motor listrik berwarna merah menuju Kampung Kayeh untuk melihat pembangunan berbagai proyek infrastruktur yang tengah dikerjakan Pemerintah di Kabupaten Asmat

Setibanya di Kampung Kayeh, Presiden dan rombongan disambut tari-tarian oleh warga sekitar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tinjau pembangunan rumah khusus di Kabupaten Asmat yang dibangun sejak 2016

Proyek Rumah Khusus
Usai meninjau Kampung Kayeh, rombongan kembali bergerak menyeberangi sungai menggunakan speed boat ke lokasi pembangunan 114 unit rumah khusus yang telah dibangun sejak 2016 dengan biaya Rp.19,9 miliar di Kampung Amanamkai, Distrik Atjs dan Kampung Syuru, Distrik Agats sebanyak 114 Unit.

Tahun ini, Pemerintah kembali membangun sebanyak 100 unit rumah khusus yang tersebar di 4 kampung, yakni Kampung Priend Distrik Fayid (34 unit), Kampung Ass dan Kampung Atat Distrik Pulau Tiga (33 unit), dan Kampung Warkai Distrik Betsbamu (33 unit).

“Salah satu penyebab penduduk enggan berpindah ke lokasi rumah khusus yang telah dibangun adalah belum adanya jembatan penghubung antar kampung yang terpisahkan sungai,” kata Presiden.

Oleh karena itu, lanjut Presiden akan kembali dibangun 4 jembatan gantung dengan anggaran Rp. 46 miliar dengan lokasi di Kampung Syuru Baru Distrik Agats (72 meter), Kampung Yerfum Distrik Der Koumor (72 meter), Kampung Hainam Distrik Pantai Kasuari (120 meter), Kampung Sawaerma (96 meter).

Jalan panggung dari kayu yang sudah lapuk juga akan diperbaiki dengan jalan beton dengan teknologi pracetak sepanjang sekitar 12 km dengan lebar rata-rata 4 meter.

“Untuk infrastruktur jembatan gantung menerobos ke arah pemukiman akan memutari kota ini sepanjang kurang lebih 12 kilometer. Semuanya disokong oleh beton, lebih awet dan kita ingin tata ruang di Kabupaten Asmat bisa lebih tertata kotanya,” terang Presiden.

Jokowi Gendong Jokowi
Dan saat akan kembali ke Kampung Kayeh, Presiden mengalami peristiwa menarik ketika bertemu dengan seorang anak berusia 3 tahun bernama Jokowi. Presiden pun sempat menggendong Jokowi. “Jokowi ini lahir saat saya dilantik jadi Presiden,” kata Presiden.

Ketika Presiden dan Ibu Iriana akan kembali ke helipad untuk melanjutkan perjalanan dengan menggunakan motor listrik, hujan turun dengan lebatnya. Presiden tetap memacu motor listriknya sejauh 3,5 kilometer.

Pukul 15.03 WIT, dengan menumpangi helikopter Super Puma Presiden meninggalkan Kabupaten Asmat menuju Timika, Kabupaten Mimika untuk berganti Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 menuju Sorong, Papua Barat.

Editor: Hendrik JS

Previous articleCakada Diwajibkan Tanda Tangani Pakta Integritas Anti Korupsi
Next articlePPP Tak Sodorkan Kandidat Cawapres Jokowi di Munas Alim Ulama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here