Dewan Pers Soroti Media Abal-abal di Pilkada Jawa Barat

Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo

Bandung, PONTAS.ID – Dewan Pers mengingatkan media massa dalam pemberitaan Pilkada di Jawa barat. Hal ini diingatkan Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo usai mengikuti acara deklarasi liputan media profesional untuk pemilu berkualitas, di Bandung, Selasa (10/4/2018).

“Kita mengingatkan media massa berhati-hati dalam meliput Pilkada agar dan lebih mengutamakan kepentingan publik,” kata pria yang akrab disapa Stanley ini.

Dewan Pers, kata Yosep, menemukan sejumlah media abal-abal diantaranya di Cirebon, Kuningan, dan Bekasi terlibat dalam proses Pilkada, “Mulai dari melanggar kode etikhingga menjadi bagian dari timses pasangan calon di pilkada,” kata dia.

Keberadaan media abal-abal ini kata Yosep, merugikan media massa serta menjadi ajang penyebaran hoaks, “Berita dimuat tanpa verifikasi dan konfirmasi. Kemudian media abal-abal tersebut menjadi bagian dari mesin penyebaran kebencian,” imbuhnya.

Menurut dia, dari perhitungan sementara yang dimiliki Dewan Pers, di Indonesia terdapat 47 ribu media. 2.000-an merupakan media cetak, 600-an media televisi, 600-an radio, “Sementara media online yang terverifikasi itu hanya 168 dari 43.300. Sisanya kita tidak tahu,” pungkasnya. (Knt)

Editor: Hendrik JS

Previous articleOTT KPK di Jawa Barat, Tujuh Orang Diboyong ke Jakarta
Next articleProgram Bedah Rumah, Kementerian PUPR Gelontorkan 3,2 Triliun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here