Tak Terima Ditilang Pengendara Ludahi Petugas Polantas

Jakarta, PONTAS.ID – pengendara mobil Ertiga bernama Watoni nekat meludahi muka anggota polisi lalu lintas (Polantas) bernama Hermansyah Sitorus. Hal ini diduga, lantaran tidak terima ditilang petugas setelah ketahuan melanggar peraturan sistem ganjil-genap saat melintas di turunan flyover Kuningan arah Jakarta Selatan.(5/4/2018)

Atas kejadian tersebut, anggota bernama Hermanysah Sitorus tersebut melaporkan pelaku ke Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Begitu menerima laporan, seluruh jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya dan Mabes Polri dibantu Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan langsung dikerahkan mencari pelaku.

Tak lama pelaku berhasil diringkus masih di kawasan Jakarta Selatan. Begitu ditangkap pelaku langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Argo menegaskan, kalau terbukti melakukan penganiyaan maka pelaku dipastikan akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat juncto Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan Pasal 21 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara

Tim penyidik Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya masih terus mengusut pelaku Watoni yang telah meludahi wajah anggota polantas Brigadir Hermansyah yang hendak menilang dirinya. Bukan hanya meludahi, Watoni juga melindas kaki polantas tersebut.

“Pelaku diduga meludahi anggota karena kesal ditilang. Pelaku melanggar ganjil genap saat melintas di turunan fly over Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis, 5 April kemarin,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Jumat (6/4/2018).

Dituturkan Argo,  di saat jam pemberlakuan ganjil-genap, melintas mobil yang dikemudikan Watoni, yakni mobil Suzuki Ertiga B 2016 KK. Berhubung ujung pelat nomor mobil pelaku bernomor genap, sedangkan Kamis(5/4) itu adalah tanggal ganjil, maka Hermansyah menghentikan  laju mobil pelaku karena melanggar aturan ganjil genap.

Setelah mobil berhenti dan pengemudi membuka kaca jendela mobilnya, Hermansyah langsung menyapanya. Namun pelaku malah menjawabnya dengan memaki korban.Hermansyah langsung mengeluarkan buku tilang.

Setelah menerima surat tilang, pelaku memundurkan mobilnya beberapa meter. Setelah itu pelaku memacu maju mobilnya persis di samping korban, akibatnya telapak atas kaki kanan korban terlindas ban mobil pelaku. Selanjutnya pelaku langsung kabur menuju kawasan Mampang Prapatan.  Tak terima dengan kejadian itu, dengan kondisi kaki memar korban langsung melaporkan kejadian itu ke SPK Polda Metro Jaya.

”Jadi setelah memaki anggota itu, pelaku marah-marah sambil berkata ’polisi bang***’. Anggota (Hermansyah) menilangnya. Setelah ditilang dia (pelaku) memundurkan mobilnya, lalu dipacu ke sebelah korban sehingga mengenai telapak atas kaki kanannya, itu juga masih memaki dan meludahi wajah korban,” lontar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/4).

Begitu menerima laporan, seluruh jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya dan Mabes Polri dibantu Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan langsung dikerahkan mencari pelaku. Tak lama pelaku berhasil diringkus masih di kawasan Jakarta Selatan. Begitu ditangkap pelaku langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Argo menegaskan, kalau terbukti melakukan penganiyaan maka pelaku dipastikan akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat juncto Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan Pasal 21 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara

Atas kejadian tersebut, anggota bernama Hermanysah Sitorus tersebut melaporkan pelaku ke Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Editor: Idul HM

Previous articleIndustri 4.0, Menperin Akan Bangun Jaringan 5G di Kawasan Industri
Next articlePrabowo Gelar Pertemuan Tertutup Dengan Menko Luhut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here