Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup Dengan Menko Luhut

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menggelar pertemuan secara tertutup dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat  (6/4/2018).

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade menegaskan pertemuan itu tidak akan berpengaruh dengan rencana pencalonan Prabowo sebagai calon Presiden (Capres) 2019.

“Tetapi yang jelas pertemuan Pak Prabowo dan Pak Luhut tidak akan berpengaruh apa pun kepada pencalonan Pak Prabowo sebagai Capres,” kata Andre saat dihubungi, Jumat malam.

Andre menegaskan Prabowo sama sekali tidak merasa ragu untuk maju sebagai Capres 2019. Hanya saat ini mantan Danjen Kopasus masih fokus menggalang koalisi Pilpres.

“Pak Prabowo pastinya tidak akan ragu untuk maju capres. Hanya beliau tidak mau ‘Gedhe Rumongso’. Beliau akan deklarasi pada saatnya.Koalisi Insya Allah bisa terbentuk. Hanya tentu kerja kerja galang koalisi dan kerja kerja politik tetap menjadi prioritas Pak Prabowo saat ini,” tandasnya.

Pertemuan kedua tokoh politik ini terjadi selang sehari setelah Prabowo menghadiri acara Rapat Kerja Nasional Bidang Hukum dan Advokasi DPP Gerindra, di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (5/4), dan menyatakan belum akan mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (Capres) 2019.
Sementara, sejumlah kader Gerindra sempat menyebut deklarasi Prabowo sebagai Capres 2019 akan dilakukan saat acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerindra, pada 11 April, di Hambalang, Bogor.

Wacana pencalonan Prabowo untuk maju sebagai capres baru didengungkan oleh kelompok-kelompok di dalam partai Gerindra.

Selain itu, pertemuan antara Luhut dan Prabowo berlangsung setelah ketua partai Gerindra ini mengeluarkan kritik keras terhadap kelompok yang disebutnya elite Indonesia.

Belum lama ini, dalam sebuah sosialisasi Prabowo sempat menyatakan bahwa elite Indonesia “bodoh dan serakah” karena mengesampingkan kesejahteraan masyarakat, sehingga kesenjangan ekonomi semakin membesar.

Prabowo juga menyatakan banyak petinggi negara bermental maling karena hatinya beku, kerap menggelembungkan anggaran, dan tidak setia kepada rakyat.

Selain itu, dia juga memprediksi Indonesia akan bubar pada 2030 akibat penguasaan aset hanya oleh segelintir orang. Prabowo mengakui bahwa prediksi itu didasarkan oleh novel ‘Ghost Fleet: A Novel of the Next World War’.

Editor: Idul HM

Previous articleTak Terima Ditilang Pengendara Ludahi Petugas Polantas
Next articleDemi Binatang Langka, Hotman: Rela Tak Dibayar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here