Meski Belum Maksimal, Jumlah Pelapor Pajak Meningkat

Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, menjelang batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan ( SPT), sudah ada sekitar 10,05 juta wajib pajak yang melaporkan SPT miliknya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Sri Mulyani mengatakan, jumlah pelapor SPT tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu, “Namun jumlah ini masih kurang dari target yakni sekitar 14 juta wajib pajak,” kata Sri Mulyani di KPP Madya Jakarta, Sabtu (31/3/2018).

Dia merinci, dari total 10.051.101 yang sudah menyampaikan laporan SPT, tercatat 8.213.098 melakukannya pelaporan secara elektronik dan sisanya 1,838.003 wajib pajak melakukan secara manual.

Sri Mulyani jumlah tersebut akan kembali bertambah, selain karena pelaporan SPT KPP buka hingga pukul 17.00 sore hari juga karena pelaporan secara elektonik e-filling akan tetap dibuka hingga pukul 24.00 tengah malam nanti.

“Antusiasme dan kesadaran masyarakat mebayar pajak terus meningkat. Dan kembali kami sampaikan bahwa uang pajak dari Anda akan dikembalikan pemerintah kepada Anda apa dalam bentuk bangunan atau jasa,” kata Dia.

Terkait potongan pajak sebagai tindak lanjut dari program pengampunan pajak (Tax Amnesty), total yang mestinya melaporkan potongan pajaknya bisa mencapai 18 juta wajib pajak dari perorangan maupun badan.

“Sejak tahun lalu wajib pajak perorangan meningkat cukup besar. Tahun 2016 sekitar 45 persen karena tax amnesty. Untuk tahun kenaikannya tidak sebesar itu tapi tetap dobel digit,” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articlePolisi AS Tembak Mati Pria Tak Bersenjata
Next articleProyek KA Cepat JKT-SBY Masuki Tahap Finalisasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here