Ini Alasan Jokowi Sebut Infrastruktur RI Tertinggal 40 Tahun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Tol Ngawi-Wilangan di Gerbang Tol Madiun

Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hingga tahun 2014, Indonesia ketinggalan 40 tahun dibandingkan negara tetangga dalam pembangunan infrastruktur. Pernyataan ini disampaikan Presiden saat meresmikan Jalan Tol Ngawi-Wilangan (Bagian dari Tol Ngawi-Kertosono), Kamis (29/3/2018).

Presiden mengisahkan, pada tahun 1977 Indonesia membangun Tol Jagorawi. Pembangunan ini menjadi perhatian serius negara tetangga untuk belajar dari Indonesia. Di antaranya, Malaysia, Vietnam Filipina serta Tiongkok ingin mengetahui lebih jauh soal Jagorawi.

“Banyak negara melihat ke kita untuk mengetahui Jagorawi seperti apa, proses konstruksi seperti apa, manajemen seperti apa. Namun setelah 40 tahun sampai 2014, kita hanya membangun 780 km jalan tol. Bandingkan dengan Tiongkok yang dulunya belajar ke kita sekarang sudah memiliki 280 ribu km jalan tol,” kata Presiden dalam siaran pers PT Jasa Marga (Persero) Tbk. yang diterima PONTAS.id, Jumat (30/3/2018).

Infrastruktur dan SDM
Jokowi kembali mengingatkan, kondisi ini yang ingin diperbaiki oleh Indonesia. Tidak hanya jalan tol, jalan nasional, bandara, atau pelabuhan, namun juga berbagai proyek infrastruktur lainnya.

“Kalau Indonesia tidak segera bangkit, maka negara ini akan makin tertinggal dengan negara-negara tetangga lainnya. Tahapan besarnya adalah investasi di bidang infrastruktur dan kemudian investasi di bidang SDM,” tegas presiden.

Sebagaimana diketahui, Jalan Tol Ngawi-Wilangan merupakan bagian Tol Ngawi-Kertosono. Selama periode sosialisasi, yaitu mulai tanggal 31 Maret s/d 9 April 2018, pengguna jalan tol dapat menikmati Jalan Tol ini secara gratis.

“Dengan dioperasikannya jalan tol ini, maka semakin menambah panjang daftar pembangunan Jalan Tol Trans Jawa yang terbentang dari Merak hingga Banyuwangi,” kata Presiden.

Editor: Hendrik JS

Previous articleJokowi Manfaatkan Long Weekend ke Mall
Next articlePengembangan Sepak Bola, PSSI Kerjasama dengan DFB

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here