Hasil Survei Unggulkan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi

Pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.

Jakarta, PONTAS.ID – Hasil survei Litbang Kompas untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat beberapa waktu lalu, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi diketahui meraih suara tertinggi, yakni 42,8 persen. Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum dengan raihan 39,9 persen suara. Sedangkan, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu meraih 7,8 persen suara dan pasangan TB Hasanudin-Anton Charliyan berada di urutan terakhir dengan 3,1 persen suara.

Tim Pemenangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi menyatakan semakin bersemangat untuk berlari kencang dan meraih target kemenangan di Pilkada Jabar. Meski demikian, seluruh elemen tim tetap diminta terus berwaspada dan tak terlena oleh hasil survei paling baru kedua lembaga tersebut.

“Seluruh kader, tim dan pendukung di basis-basis suara harus lebih semangat dan berlari kencang lagi dalam bekerja. Semua tidak boleh terlena dengan hasil survei,” kata Wakil Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat, Sukim Nur Arif, kepada wartawan, Rabu (28/3/2018)

Sukim mengatakan, jika melihat gabungan jumlah kursi partai pengusung Golkar dan Demokrat di DPRD Provinsi Jawa Barat, posisinya paling besar dibanding tiga pasangan lainnya. Sebanyak 29 kursi dari kedua partai itu ditambah dua partai pendukung baru, yakni Partai Perindo dan PKPI.

“Kalau melihat itu semua, kemenangan itu realistis bagi pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Tapi, Pilgub memiliki variabel berbeda dengan pemilihan legislatif, saya kira dua kali Pilgub sebelumnya harus menjadi pelajaran berharga bagi Golkar,” tambah Sukim.

Dua Pilkada Jawa Barat yang telah lalu belum pernah dimenangi oleh kandidat yang diusung oleh Partai Golkar dan Partai Demokrat. Pada Tahun 2008, Golkar dan Demokrat mengusung pasangan Danny Setiawan dan Iwan Sulandjana.

Kemudian, pada Tahun 2013 Golkar mengusung pasangan Irianto MS Syafiudin dan Tatang Farhanul Hakim. Sementara Partai Demokrat menjadi pengusung utama pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana. Dalam dua kali pertarungan, dua kali pula Ahmad Heryawan dan pasangannya memenangi kontestasi di tanah Galuh dan Sunda tersebut.

“Kenaikan elektabilitas Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi memang menjadi perhatian berbagai pihak di tingkat nasional. Termasuk, saat saya mengikuti Rakernas Golkar 23-24 Maret kemarin di Jakarta. Pesan utamanya, kuatkan dan lebarkan basis suara,” kata Sukim.

Alih-alih berpuas diri dan bersiap menyambut kemenangan, Tim Pemenangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi meminta seluruh elemen tim untuk waspada. Para pendukung dan simpatisan diharapkan tidak terlena oleh hasil survei.

“Seluruh kader, tim dan pendukung di basis-basis suara harus lebih mangprang lagi dalam bekerja. Semua tidak boleh terlena dengan hasil survei,” kata Sukim, di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu 28 Maret 2018.

Editor: Idul HM

Previous articleBesok, Presiden PKS Bakal Diperiksa Polisi
Next articlePGN Rela Menekan Laba demi Dukung Program Pemerintah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here