Jakarta, PONTAS.ID – Calon wakil gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memiliki gagasan sebagai solusi untuk masalah banjir di wilayah Kota Bekasi. Salah satunya yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus menguatkan program yang telah digagas oleh Pemerintah Kota Bekasi. disampaikan ketika melakukan kunjungan ke Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Karang Satria, Kota Bekasi,Senin (19/3/2018)
Dedi Mulyadi memiliki gagasan berupa solusi untuk masalah banjir. Hal ini mengingat Bekasi merupakan salah satu kota di Jawa Barat yang rawan banjir. Banjir ini terjadi tak terlepas dari pembangunan aset-aset properti di daerah tersebut.Pasangan dari Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar ini mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus menguatkan program yang sudah digagas oleh Pemerintah Kota Bekasi”jelas Dedi, dikutip dari keterangan tertulis dari Tim Pemenangan DEDDY-DEDY Kota Bekasi, Rabu(21/3/2018)
“Pertama, poin penting, ini perlu sinergi ke depan antara properti yang dibangun dengan aspek lingkungan. Pak Wali Kota Bekasi sudah ada solusi melalui APBD-nya, bikin polder, bikin sodetan kemudian normalisasi sungai. Ini harus dikuatkan oleh Pemprov,” ungkap Dedi.
Sinergi yang dimaksud oleh mantan Bupati Purwakarta dua periode tersebut adalah rekomendasi Rencana Umum Tata Ruang. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menurut Dedi, dapat memberikan rekomendasi tersebut kepada kabupaten/kota di Jawa Barat.
Selain membangun sinergi dengan kabupaten/kota di Jawa Barat, Dedi juga mengusulkan pembangunan danau di setiap kelurahan. Menurutnya, danau yang berfungsi sebagai resapan dan penampungan air itu nantinya dibangun di daerah rawan banjir.
“Air itu agar tidak mengalir sembarangan maka harus dibuat tempat penampungannya. Saya kira danau kecil di kelurahan yang rawan banjir bisa menjadi solusi,” kata Dedi.
Selain fungsi resapan air, lanjutnya, danau tersebut juga dapat berfungsi sebagai arena rekreasi warga sekitar. Sehingga, kata Dedi, warga di kelurahan yang biasanya sudah berkarakter urban tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk rekreasi.
“Liburan warga nanti tidak perlu jauh-jauh, ya di danau itu. Makanya, danaunya perlu ditata dengan baik,” tutur Dedi Mulyadi.
Editor: Idul HM




























