Jakarta, PONTAS.ID – Partai Gerindra masih mencari momentum yang tepat untuk mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) di Pemilu 2019 mendatang. Rencana awal, deklarasi itu akan dilaksanakan pada akhir Maret ini.
Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/3/2018). Menurutnya diundurnya menjadi awal atau pertengahan April 2018 dikarenakan masalah teknis, dikutip dari laman sindonews.com, Jumat (16/3/2018).
“Kami sekarang tinggal menunggu momentum yang tepat untuk mendeklarasikan tentang Pak Prabowo sebagai calon presiden, kapan momentum yang tepat itu persoalannya kita sedang mencari waktu yang baik,” kata Ahmad Muzani.
Muzani mengatakan, partainya yakin bahwa Prabowo Subianto bisa kembali menjadi Capres. Sebab kata dia, sudah ada satu partai politik (Parpol) yang siap berkoalisi dengan Gerindra di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.
Namun Muzani enggan mengungkapkan parpol mana yang dimaksudnya itu. “Sampai hari ini kami sudah mendapatkan kepastian dari partai politik yang bisa memenuhi target minimal 112 kursi,” ungkap anggota komisi I DPR ini.
Partai Gerindra saat ini memiliki 73 kursi di DPR. Sementara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki 40 kursi di DPR, sehingga jika dijumlahkan, sebanyak 113 kursi DPR gabungan Gerindra dan PKS. Sementara syarat ambang batas pencalonan presiden alias presidential threshold adalah 20 kursi DPR atau 112 kursi dari total 560 kursi
Editor : Idul HM




























