Jokowi Minta Menterinya Turunkan Harga Pokok

Presiden Joko Widodo, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID -Presiden Joko Widodo meminta menurunkan harga kebutuhan pokok seperti daging dan beras. Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/3/2018). “Yang berkaitan dengan harga-harga kebutuhan pokok yang mempunyai kontribusi terhadap inflasi, pada angka kemiskinan seperti beras harus dikendalikan,” kata Jokowi.
Jokowi secara khusus memberikan tanggung jawab ini kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution. “Saya minta betul beberapa harga baik itu berkaitan dengan beras dan daging betul-betul diselesaikan agar sebelum masuk bulan puasa sudah kita bisa pastikan bahwa harga itu betul-betul turun,” kata Jokowi.
Beras cukup
Dilain tempat Darmin menjelaskan, stok beras yang tersedia di gudang Bulog saat ini sekitar 700.000 ton, belum termasuk beras impor sebanyak 260.000 ton yang sampai saat ini belum dilakukan penjualan sama sekali.
“Jadi kita cukup stoknya, dimana biasanya kita operasi pasar akan bergerak pada angka 140 ribu ton (beras) sekali operasi pasar dan sebenarnya perintahnya (operasi pasar) sampai lebaran,” ucap Darmin kepada wartawan usai bertemu Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (12/3/2018), dikutip dari laman kompas.com Selasa (13/3/2018)
Lebih lanjut Darmin mengatakan, operasi pasar untuk menurunkan harga kebutuhan pokok . “Kita ingin turun harganya karena kalau tidak orang miskin bisa semakin banyak, karena tingkat kemiskinan itu diukurnya dengan belanja harga beras,” ujar Darmin.
Di tempat yang sama, Direktur Bulog Djarot menyampaikan kesiapan pemerintah dalam menjalankan operasi pasar beras di seluruh wilayah. “Hari ini bicara bagaimana menurunkan harga beras, jadi kita operasi pasar di seluruh Indonesia, ini perintah Presiden,” ucap Djarot.

Editor : Idul HM

Previous articleStrategi Indonesia Meningkatkan Citra Pariwisata
Next articleNasi Uduk Hj Ellya, Kagak Ade Duanye!