26 Jenazah Korban Tanjakan Emen Dibawa ke RSUD Tangsel

Lokasi kejadian bus pariwisata terguling di Tanjakan Emen, Subang Jawa Barat

Subang, PONTAS.ID – Sebanyak 26 dari 27 korban meninggal dunia pada kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan Emen, telah dipindahkan ke RSUD Tangerang Selatan. Ke 26 korban merupakan karyawan “Koperasi Simpan Pinjam Pemata”, Ciputat, Tangerang Selatan

Di RSUD Tangsel, jenazah akan diurus dan dimandikan sebelum dikebumikan. Setelah dibersihkan, jenazah akan dibawa ke Masjid Nurul Iman, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

“Dimandikan, kemudian dirapikan, dan disalatkan di Masjid Nurul Iman,” ucap Camat Ciputat Timur, Durahman, ketika dihubungi dari Subang, Minggu (11/2/2018).

Nama Korban:
1.Minah Rahayu (46); 2.Aminah (44); 3.Nasiah bin Nur Badeng (56); 4.Munih (57); 5.Sri Rohayati (49); 6.Mimin Mintarsih (44); 7.Liliana (48); 8.Atifah Siameti (10); 9. Martiningsih (35); 10.Yanuati (60).

Kemudian, 11.Julaeha (58); 12.Sopiah (63); 13.Sri Widodo (63); 14.Sugiati (55); 15.Oktikah; 16.Siti Muliyamah; 17.Hasanah (46);18.Juminten (60); 19.Teti Sumiati (48); 20.Sri Sulastri (60);

Berikutnya, 21.Elida (64); 22.Jono (56); 23.Hj Paikem (64); 24.Rusminah (50); 25.Siti Payung Alam (39); 26. Ari Lestari (42). Dan terakhir 27.Agus Waluyo (42), diduga pengendara motor yang terserempet oleh bus pada saat kecelakaan.

Penyebab Kecelakaan
Hasil kajian Komite Keselamatan Transportasi Nasional (KNKT) bersama Kepolisian menyebutkan enam hal yang kerap menyebabkan kecelakaan. Hasil kajian ini kembali diungkapkan menyusul kecelakaan maut di sekitar Tanjakan Emen. Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018).

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik memperkirakan bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di Tanjakan Emen, Sabtu sore kemarin karena rem blong. Kondisi rem menjadi salah satu kesimpulan terhadap dari tujuh kecelakaan maut yang pernah terjadi sejak 2004.

Kedua, merujuk hasil investigasi kecelakaan bus Parahyangan pada 26 September 2009 silam, kondisi pengemudi yang kelelahan juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan, karenakurang waspada terhadap kondisi jalan.

Penyebab ketiga, kondisi jalan yang mulus ternyata juga bisa membuat sopir lengah dan memacu kendaraan dengan tinggi.

Sementara, merujuk kecelakaan pada 18 Juni 2014, pernah disebut kemiringan Tanjakan Emen punya sekitar 45-50 derajat, dan panjang sekitar 2-3 Km, berpotensi membuat sopir yang lelah memacu cepat kendaraannya sehingga memicu kecelakaan.

Selain itu, permukaan jalan di tanjakan Emen cenderung licin karena berada di kawasan perkebunan teh dan pinus kerap berkabut. Apalagi bila ditambah hujan jalanan menjadi licin dan mengurangi jarak pandang.

Keenam, muatan yang berlebih juga dapat menjadi salah satu pemicu kecelakaan. Akibat beban yang terlalu berat, lanju kendaraan biasanya menjadi kurang terkendali dengan baik. (Knt)

Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here