Tolak Impor Beras, Rieke Ungkap Tiga Kejanggalan

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka

Jakarta, PONTAS.ID – Rieke Diah Pitaloka, anggota Komisi VI DPR RI tegas menolak keputusan pemerintah untuk mengimpor 500.000 ton beras. Penolakan ini dilontarkan Rieke dalam rapat dengar pendapat di ruang rapat Komisi VI DPR RI mengenai kebijakan impor beras.

Rieke melihat sedikitnya tiga kejanggalan dalam rencana pemerintah ini. salah satunya, terkait data stok beras yang berbeda-beda, “Selama data yang disampaikan kepada publik belum jadi satu data utuh yang akurat serta sesuai kebutuhan di lapangan, saya, Rieke Diah Pitaloka dari fraksi PDI Perjuangan menyatakan menolak impor beras,” tegas Rieke, Kamis (18/1/2018).

Perbedaan ini mengacu dari data Kementerian Perdagangan, yang menyebutkan stok beras menipis sehingga butuh impor beras untuk menstabilkan stok serta harga di pasaran.
Namun, di sisi lain, Kementerian Pertanian mengeluarkan data yang menyatakan bahwa tidak ada kekurangan stok beras.

Kejanggalan kedua yang disoroti Rieke, lantaran kebijakan impor beras ini dikeluarkan mendekati masa panen raya. Dia menilai, sebenarnya beras ada di pasaran, hanya belum terserap oleh Perum Bulog (Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik).

Kejanggala yang ketiga terkait citra negatif yang kerap disandang Perum Bulog, “Bulog juga tidak ada dividen kan selama ini, sementara PMN (Penyertaan Modal Negara) berapa triliun selama ini,” tutur Rieke, sambil membacakan satu per satu data dugaan korupsi di Perum Bulog.

Dalam rapat dengar pendapat ini, turut hadir Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti, perwakilan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan pihak terkait lainnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleDPR Pertanyakan Kelangkaan Elpiji 3Kg dan Tidak Naiknya BBM
Next articleFantastis, Harga Tiket Celine Dion Capai 25 Juta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here