BUMN Klaim Pembentukan Holding Migas

Kantor Pusat Kementerian BUMN, (Foto:Setkab)

Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengklaim dengan adanya pembentukan holding migas. Paling tidak ada manfaat dari yang meliputi tiga aspek. Aspek Operasional migas bukan cuma minyak dan gas tapi juga Infrastruktur. Dalam aspek operasional ini, ada penyelarasan model bisnis untuk lebih berdaya saing ditingkat regional dan global.

“Aspek tersebut diantaranya Keuangan, Operasional, dan Strategis Pengelolaan Portofolio Sektoral,” kata ¬†Edwin Hidayat Abdullah selaku Deputi Bidang Energi, Logistik, dan Pariwisata Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, (17/1/18).

Aspek Strategis Pengelolaan Portofolio Sektoral bakal menciptakan skala keekonomian yang memungkinkan implementasi proyek skala sebesar seperti infrastruktur dan energi. Sehingga, memungkinkan proses pengambilan keputusan yang lebih cepat secara terintegrasu dan sejalan dengan rencana strategis BUMN kedepan.

“Integrasi mata rantai usaha dari hulu ke hilir yang terputus-putus sebelum ada holding. Mencegah duplikasi, meningkatkan efisiensi operasional BUMN. Kemudian, menciptakan sinergi baik secara internal maupun lintas sectoral, baik secara lintas BUMN maupun BUMN swasta,” katanya.

Dengan sektoral ini, BUMN Migas, akan lebih fokus dalam mengalokasikan sumberdaya (modal, teknologi, dan manusia) untuk pengembangan BUMN yang merupakan kompetensi inti masing-masing sektor. Dalam aspek keuangan bakal memperbaiki struktur permodalan, melakukan konsolidasi aset, hutang, dan modal keseluruhan sehingga kapasitas leverage lebih meningkat.

“Pada akhirnya, menurunkan cost of capital karena kredit rating secara umum menjadi lebih baik. Menciptakan kemandirian keuangan untuk pendanaan yang cukup tanpa bergantung kedapa APBN,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here