KPU Sumut Masih Tunggu Kepastian Djarot-Sihar

Komisioner KPU Sumut, Yulhasni, S.S

Jakarta, PONTAS.ID – KPUD Sumatera Utara belum dapat memastikan apakah pasangan bakal calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat dan wakilnya Sihar Sitorus mendaftar siang ini. Pasalnya, KPU Sumut baru hanya menerima surat dari DPD PDIP Sumut.  Padahal PDIP hanya memiliki 16 kursi sehingga masih kurang 4 kursi lagi untuk memenuhi persyaratan.

“Memang sudah ada masuk surat dari DPD PDIP Sumut yang akan mendaftar jam 1 (13.00 WIB) siang nanti. Masalahnya PDIP hanya memiliki 16 kursi, masih kurang 4 lagi,” jelas Komisioner KPU Sumut, Yulhasni, S.S. ketika dihubungi PONTAS.id, Rabu (10/1/2018) siang.
Pria yang akrab disapa Yul ini menambahkan, untuk Pilkada Sumatera Utara, tidak ada satu pun partai yang dapat mengusung pasangan calon.

Terkait kemungkinan perubahan pasangan calon dari PDIP, KPU Sumut tidak mempermasalahkan, karena yang menjadi acuan adalah pemenuhan syarat masing-masing pasangan calon, “Kalau soal perubahan pasangan itu hak partai. Kami hanya melihat persyaratan dari setiap pasangan calon yang diusung parpol,” tandasnya.

Komunikasi Intens
Sebelumnya, hingga malam tadi, PDIP masih terus berupaya menjalin kesepakatan koalisi dengan PPP di Pilkada Sumatera Utara.

“Sumut masih memerlukan sebuah proses untuk finalisasi. Dan saat ini terus dibangun kesepahaman antara mbah Maimun (Zubair) dengan ibu Megawati (Soekarnoputri),” kata Hasto di kediaman Megawati, Jakarta, kemarin.

Hasto meyakini, kesimpulan proses bakal calon yang akan diusung ke Pilkada Sumut bisa diumumkan hari ini. “Besok kita lihat, pengumumannya setelah acara HUT PDIP,” ujar Hasto.

Beberapa waktu lalu, Megawati telah resmi mengusung Djarot Saiful Hidayat di Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara dan dipasangkan dengan Sihar Sitorus.

Dua pasangan lain yang mengikuti Pilgub Sumut yakni JR Saragih-Ance Selian serta pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah.
Editor: Hendrik JS

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here