Soal Yerusalem, Menlu AS Tolak Perintah Trump

Menlu AS Rex Tillerson (kiri) dan Presiden AS, Donald Trump

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Luar Negeri AS, Rex W. Tillerson menolak perintah Presiden AS, Donald Trump yang menyatakan AS akan segera memindahkan kedutaan besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Dalam pernyataannya, Tillerson malah menyatakan kedutaan besar AS di Israel tidak akan cepat-cepat dipindahkan ke Yerusalem, namun kerangka waktunya paling lambat 2020.

“Saat ini belum akan terjadi apa-apa. Kemungkinan besar paling cepat tiga tahun, dan itu pun sangat ambisius,” kata Tillerson seperti dikutip laman New York Times, Jumat (15/12/2017)

Pekan lalu  Donald Trump resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.  Dia tidak menandatangi memo yang membuatnya bisa menangguhkan pemindahan kedubes AS di Israel ke Yerusalem yang menandakan dia ingin segera memindahkan kedubesnya itu,

Tetapi para pejabat pemerintahan AS mengatakan ada alasan fungsional dan logistik bahwa AS tidak bisa membuka kedubes baru dalam waktu dekat ini.

Tillerson yang pernah mengatai Trump “moron” atau tolol, saat ini terancam dipecat oleh Trump. Dia bakal digantikan Mike Pompeo, mantan anggota Kongres yang kini menjadi direktur CIA.

Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here