USBN 2018, Pelajar Ditantang Berpikir Tingkat Tinggi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy

Yogyakarta, PONTAS.ID – USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) tahun 2018 dirancang untuk mendorong siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi atau “High Order Thinking Skill” (HOTS). Caranya dengan  sebagian besar soalnya akan menggunakan model esai atau mengisi jawaban dengan pilihan yang tidak tunggal

“Soal USBN nanti sebagian besar memakai esai. Metode ini akan mendorong siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi atau ‘High Order Thinking Skill’ (HOTS),” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Yogyakarta, Kamis (14/12/2017).

Menurut Muhadjir, untuk mengoreksi satu per satu soal berbentuk esai tersebut Kemendikbud akan menerapkan metode khusus dengan mengoptimalkan peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). “Ada pedomannya. Kalau dikoreksi menggunakan program komputer belum memungkinkan,” kata dia.

Sementara itu, untuk Ujian Nasional (UN), menurut Muhadjir, penggunaan soal model esai pada tahun depan dipastikan masih dalam tahap uji coba. Uji coba soal esai pada UN akan diterapkan untuk SMP dan SMA. “Untuk UN tidak banyak (menggunakan esai) beberapa soal saja karena masih uji coba sebelum diterapkan menyeluruh,” kata dia.

Sebagai informasi UN adalah ujian yang diselenggarakan pemerintah pusat, sementara USBN diselenggarakan pemerintah daerah tetapi dengan pengawasan langsung dari pemerintah pusat.

Sementara untuk materi ujian, soal UN secara nasional sama, tetapi untuk USBN soalnya berbeda, pembuatan soal dilakukan di tingkat provinsi dengan muatan soal 75% dari provinsi dan 25% dari nasional. (Knt)

Editor: Hendrik JS

Previous articleAnies Cabut 2 Raperda Hentikan Proyek Reklamasi Teluk Jakarta
Next articleSoal Yerusalem, Menlu AS Tolak Perintah Trump

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here