Bikin Resah ASN di Nganjuk, Ngaku Wartawan, Minta Uang lalu Caci Maki

Ilustrasi barang bukti dari penangkapan wartawan gadungan

Nganjuk, PONTAS.ID – Beredar permintaan bantuan melalui pesan singkat atau SMS (Short Message Service) di kalangan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) Di Kabupaten Nganjuk.

Permintaan bantuan ini disebut-sebut dikirimkan oleh oknum berinisial Ri, mengaku wartawan dari salah satu media siber.

“Ri, meminta bantuan sejumlah uang untuk rekannya bernama Hen yang saat ini menjalani operasi di RSUD dr Soetomo Surabaya karena menderita sakit kelenjar getah bening,” kata Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Agus Sulis kepada PONTAS.id, di ruangannya, Rabu (10/3/2021).

Ri kata Sulis, meminta bantuan itu ditransfer ke rekening 09******73 atas nama Har istri dari Hen yang dikabarkan tengah dirawat di rumah sakit.

“Saat itu saya masih rapat sehingga pesan terabaikan. Kemudian Ri mengancam serta melontarkan kata-kata tidak terpuji,” bebernya.

Sulis pun kemudian meminta Ri datang ke kantornya agar menerima bantuan dari dirinya, “Oknum tersebut beralasan dan semakin marah. Padahal saya niat membantu dan menyuruh dia untuk datang ke kantor. Tetapi, Dia justru mencaci-maki dan mengancam saya,” terangnya.

Dalam kasus berbeda, Novi dan Etty, ASN di Kabupaten Nganjuk, juga mengalami kejadian yang sama.

Kali ini oknum mengatasnamakan Ibn dan Nur dari Komisi II DPR serta wartawan salah satu media dengan modus yang sama. “Kami sudah melaporkan ke Polresta Nganjuk dengan bukti telepon dan pesan singkat ini,” kata Novi kepada PONTAS.id.

Saat ini, pihak kepolisian dikabarkan tengah melakukan penyelidikan melalui laporan korban dan barang bukti.

Penulis: Satrio CK /Dhanny.
Editor: Agus Dwi Cahyono.

Previous articleLauching Titik Retribusi Labuh Jangkar, Ini Kata Gubernur Kepri
Next articleBupati Kendal Minta Vaksinasi Pelayan Publik dan Lansia Dipercepat