Jakarta, PONTAS.ID – Karantina Pertanian Padang, Sumatera Barat mencatat peningkatan permohonan fasilitasi ekspor komoditas unggulan asal Sumbar, yakni manggis, karet, kulit kayu manis, cangkang sawit, bungkil sawit dan produk turunan kelapa.
Tercatat, selama Januari hingga September tahun 2020 fasilitasi ekspor mencapai 432,57 juta ton, meningkat 53,1 persen dibanding periode sama tahun lalu yang hanya 282,47 juta ton.
“Berkat gencarnya Gratieks (Gerakan tiga kali lipat ekspor produk pertanian) yang digagas oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Gratieks mampu menggairahkan potensi agribisnis apalagi di tengah pandemi, sehingga komoditas pertanian yang merupakan unggulan Sumbar meningkat,” ungkap Kepala Karantina Pertanian Padang, Iswan Haryanto melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (14/11/2020).
Dalam mendukung Gratieks, Karantina Pertanian Padang, kata Iswan melakukan percepatan pelayanan tindakan karantina dan juga secara rutin memberikan bimbingan teknis. Bimbingan teknis ini dalam rangka pemenuhan persyaratan sanitari (kebersihan) dan fitosanitari (kesehatan), sesuai yang dipersyaratkan negara tujuan ekspor.
Lebih lanjut Iswan menjelaskan, keberhasilan meningkatkan komoditas eskpor pertanian ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah yang baik, “Juga kerjasama petani serta pelaku usaha yang sinergis, sehingga produk berkualitas dan pasar terus berkelanjutan,” katanya.
Terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil menyebutkan, memastikan keberhasilan Gratieks merupakan tugas strategis yang diberikan Mentan SYL kepada lembaga yang dipimponya.
“Karena di masa pandemi ini sektor pertanian harus mampu menjadi penopang ekonomi,” tegas dia.
Pihaknya kata Ali Jamil, melakukan penguatan kesisteman perkarantinaan seperti fasilitas pemeriksaan baik sarana dan prasarana laboratorium serta kemampuan petugasnya untuk dapat memastikan kesehatan dan keamanan produk sesuai protokol ekspor negara mitra dagang.
“Inilah adalah tugas kami untuk mengawal juga memastikan agar kesehatan dan keamanan produk pertanian yang dilalulintaskan harus dipenuhi sehingga terjamin di negara tujuan,”tukas Jamil.
Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak




























