Jakarta, PONTAS.ID – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, resmi menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kabinet Indonesia Maju setelah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (23/10/2019) kemarin.
Sehari sebelum pelantikan, ternyata Erick telah mengundurkan diri dari jabatannya di PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) sebagai komisaris utama.
Surat pengunduran diri Erick Thohir, disampaikannya melalui surat tertanggal 22 Oktober 2019. Demikian seperti dikutip keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Kamis (24/10/2019).
“Menyampaikan keterbukaan informasi bahwa Perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri Bapak Erick Thohir dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Perseroan melalui surat tertanggal 22 Oktober 2019,” tulis Direktur Utama Mahaka Media, Adrian Syarkawi.
Keputusan pengunduran diri Erick merujuk pada ketentuan Pasal 9 Peraturan OJK No 33 Tahun 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris emiten atau perusahaan publik.
Diketahui, Erick memang telah menyatakan akan mundur dari bisnisnya jika masuk Kabinet Indonesia Maju.
“Memang cukup berat bagi saya secara pribadi,” ungkap dia usai dipanggil Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Senin (21/10/2019) lalu.
Sementara itu, saat mengumumkan nama Erick sebagai Menteri BUMN untuk mengisi Kabinet Indonesia Maju, Jokowi berpesan kepada Erick agar membangun BUMN untuk ekspansi ke pasar modal.
“Bapak Erick Thohir Menteri BUMN. Membangun BUMN ekspansi ke pasar global adalah tugasnya beliau,” kata Jokowi, di Istana Negara, kemarin.
Penulis: Ririe
Editor: Luki H




























