Sergai, PONTAS.ID – M. Arifin Lubis (79) warga Gunung Kulabu Jalan Serdang 125 Perbaungan – Sergai, ditemukan warga tewas di dalam sumur tempat tinggalnya, Senin (5/8/2019) pagi.
Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Hendro Sutarno yang turun ke lokasi mengatakan, almarhum di rumah itu tinggal sendirian dan tidak mau ngerepotin anak dan menantunya, “Dan kebiasaan almarhum betdasarkan keterangan tetangga, jika mau sholat sebelumnya mengambil wudhu dari sumur dengan menimba, sekalipun didalam rumahnya ada mesin pompa,” jelas Hendro.
Sedangkan menurut saksi Devi (29) warga Dusun IX Desa Bingkat kec Pegajahan, lanjut Hendro yang pada Sabtu (2/8/2019) sore itu sekitar pukul 18.00 wib masih melihat korban.
Sementara saksi Hasan Basri yang pertamakali menemukan korban sudah tidak bernyawa menjelaskan, saat dirinya pagi tadi ke rumah korban melihat rumah korban tertutup namun tidak terkunci. Dan ketika saksi membuka pintu rumah korban dan memanggil korban namun tidak ada sahutan.
“Melihat keadaan tersebut saksi mencari korban disekeliling rumah, saat saksi melihat kesumur dilihatnya korban di dalam sumur dengan kondisi yang mengenaskan dan diperkirakan sudah tewas,” terang Hendro.
Padahal jelas saksi, hari Minggu masih melihat korban membuka toko dan terakhir dilihat saksi pada pukul 14.00 WIB, pada saat saksi mengantar penumpang, “Dan selanjutnya pada pukul 14.30 WIB anak saya mengantarkan nasi kepada korban dan sekira pukul 18.30 wib korban mengemasi jualannya dan biasanya toko tutup jam 22.00 WIB,” jelas Hasan.
Hasan Basri dan Faisyal selaku anak kandung korban juga menjelaskan, korban mengalami penyakit pikun dikarenakan usianya sudah 79 tahun, kebiasaan almarhum mengambil wudhu dan mandi disumur dengan cara menimba kerek tak mau menggunakan air dari mesin pompa.
“Kami sudah capek mengajak ayah untuk tinggal d irumah kami, namun korban selalu menolak dengan alasan tidak mau menyusahkan anak-anak dan menantunya,” jelas keduanya kepada AKP Hendro.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Pahala Simanjuntak




























