Tingkatkan Kualitas Usulan Warga, Pemkot Jakarta Utara Gelar Pelatihan

Walikota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau saat membuka pelatihan pendamping pelaksanaan Rembuk RW Tahun 2019 di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (10/12/2018)

Jakarta, PONTAS.ID – Untuk meningkatkan kualitas usulan masyarakat melalui peningkatan kemampuan masyarakat dalam merencanakan, mengolah, menyusun, menetapkan dan menyampaikan aspirasi kebutuhannya dalam forum Musrenbang.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mengadakan pelatihan pendamping pelaksanaan Rembuk RW Tahun 2019 sebagai rangkaian penyusunan RKPD Tahun 2020 yang dibuka Walikota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau, di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (10/12/2018).

“Pelatihan hari ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses Musrenbang di Provinsi DKI Jakarta dalam rangka mewujudkan Jakarta yang maju dan Bahagia Warganya dengan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk dapat mengidentifikasi masalah, menyusun kebutuhan dan menentukan kegiatan untuk menyelesaikan masalah berdasarkan urutan prioritas yang disepakati bersama di lingkungan RW,” jelas Syamsuddin.

Pelaksanaan pelatihan pendamping Rembuk RW merupakan tindaklanjut dari Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 118 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Musrenbang Tahun 2019.

“Kegiatan ini menjadi sangat penting karena hasilnya akan mempengaruhi kualitas proses dalam setiap jenjang tahapan musrenbang Tahun 2019 sebagai bahan masukan penyusunan pra rancangan awal RKPD Tahun 2020,” terangnya.

Ia menghimbau kepada para pelatih agar materi yang disampaikan informatif, mudah dipahami, faktual dan menarik.

Sementara untuk seluruh peserta pelatihan, Wali Kota menekankan agar dapat mengikuti dengan penuh semangat, tanggungjawab dan kritis karena keberhasilan kegiatan ini akan terlihat atau tercermin dari meningkatnya kualitas usulan sesuai kebutuhan prioritas masyarakat dengan memenuhi ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

“Semoga dengan pelaksanaan kegiatan ini merupakan langkah awal agar proses dan hasil musrenbang secara keseluruhan dapat memberikan manfaat yang sebesar besarnya untuk kemajuan dan kebahagiaan masyarakat Kota Jakarta Utara,” harap Wali Kota.

Mekanisme Perencanaan
Sementara itu, Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Utara, M.Arief menjelaskan, pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 6 hari mulai dari tanggal 10 sampai 18 Desember 2018.

Kegiatan ini melibatkan 21 pelatih dan 452 peserta pelatihan yang merupakan perwakilan warga di setiap lingkungan RW se Jakarta Utara. “Peserta pelatihan tersebut adalah hasil seleksi perekrutan pendamping yang dilakukan Kelurahan pada November lalu,” ujarnya.

Sedangkan tujuan diadakannya kegiatan pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang mekanisme perencanaan pembangunan dan proses pelaksanaan Rembuk RW. Kemudian penjelasan tentang tugas dan fungsi pendamping Rembuk RW.

“Serta teknik memfasilitasi secara partisipatif, teknik penggalian aspirasi warga, teknik faslitasi rembuk RW dan pendampingan proses input hasil Rembuk RW,” pungkasnya.

Penulis: Hasanudin/Suwarto
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleGerindra Heran e-KTP Bisa Tercecer
Next articleTiba di Sergai, Ibu Kandung Jefri Simaremare Menangis Histeris