Jakarta, PONTAS.ID – Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DKI Jakarta, Iman Satria meminta agar pihak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak terus mengklaim bahwa partai pimpinan Prabowo Subianto telah sepakat memberikan kursi wakil gubernur (wagub) DKI kepada mereka.
Sebagai partai pengusung saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI di tahun 2017 yang lalu, tegas Iman, PKS dan Partai Gerindra sama-sama memiliki hak untuk mengajukan nama calon pengganti Sandiaga Salahuddin Uno, mengisi posisi orang nomor dua di ibu kota.
“Itu hanya klaim sepihak PKS saja. Kami, tetap berikan nama Ketua DPD Gerindra DKI Muhamad Taufik sebagai penggangi Sandi,” kata Iman saat ditemui oleh wartawan di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (Jakpus), Rabu (3/10/2018).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD DKI itu memastikan, bahwa Partai Gerindra dalam waktu dekat akan memberikan nama Mohammad Taufik kepada Gubernur DKI, Anies Baswedan dan juga para pimpinan DPRD DKI.
Hal tersebut, katanya sebagai bentuk keseriusan dari partai berlambang burung garuda tersebut, dalam mengusung kader terbaik mereka. Taufik diketahui saat ini tengah menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra DKI dan juga Wakil Ketua DPRD DKI.
“Soal waktu kami masih mencari hari baik. Kapan hari baik itu, kami akan berikan ke Anies dan DPRD DKI. Saya minta PKS tak terus mengklaim. Kami belum ada kesepakatan dengan PKS,” ujarnya.
Iman menilai, posisi wagub DKI memiliki peran penting untuk membantu, merumuskan, dan menjalankan kebijakan untuk menuntaskan problematika persoalan di ibu kota, yang seabrek. Tentu, sosok yang memiliki kemampuan serta tinggal di Jakarta sejak kecil.
“Makanya, jangan dibuat ribet. Ikuti saja aturan. PKS satu dan Gerindra satu, serahkan ke DPRD DKI. Kami serahkan Mohammad Taufik, Ketua DPD Gerindra DKI,” tegasnya.
Sebelumnya, PKS mengaku bakal mengajukan dua nama kepada pihak DPRD DKI, sebagai calon wakil gubernur (cawagub) DKI yang baru pengganti Sandiaga Salahuddin Uno, yang mengundurkan diri beberapa waktu yang lalu.
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI, Abdurrahman Suhaimi menjelaskan bahwa pengajuan dua nama tersebut akan dilakukan, setelah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyepakati kursi DKI 2 diberikan kepada PKS.
PKS, tambah Suhaimi, telah melakukan kordinasi dengan Prabowo. Dari hasil koordinasi tersebut telah menemukan titik terang, dimana Prabowo dan pimpinan PKS sepakat akan memberikan nama Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto untuk maju menjadi cawagub DKI.
“Ya seperti di media dikatakan oleh Pak Presiden partai. Di media kami juga sudah dengar beliau sudah komunikasi dengan Pak Prabowo dan beliau menyatakan itu PKS. Sudah clear, sepakat,” kata Suhaimi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/10/2018).
Editor: Risman Septian




























