Kabupaten Banjar, PONTAS.ID– Pemerintah Kabupaten Banjar berhasil melakukan lobi ke Kementerian Kesehatan RI, di Jakarta, Selasa (25/1/2022) siang. Kementerian Kesehatan RI bakal mengirim tambahan vaksin sebanyak 811.000 dosis.
“Semua permintaan kami penuhi supaya stok vaksin untuk Kabupaten Banjar cukup,” ucap Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu saat menerima Wakil Bupati Banjar, H Said Idrus Al Habsyie beserta rombongan dari Pemkab Banjar di ruang rapat Dirjen P2P Kemenkes.
Maxi Rein Rondonuwu langsung memerintahkan jajarannya segera menyiapkan vaksin sesuai permintaan Pemkab Banjar. Maxi hanya mewanti-wanti Dinas Kesehatan Banjar menyiapkan tempat penyimpanan vaksin ketika dikirim ke Kalimantan Selatan.
“Apalagi Pfizer waktunya hanya sebulan sejak keluar dari ruangan berpendingin khusus. Jadi, cepat digunakan untuk masyarakat,” tukasnya.
Sebelumnya, Wabub Banjar H Said Idrus Al Habsyie menjelaskan, Kebutuhan vaksin di Kabupaten Banjar sangat tinggi karena jumlah penduduk terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Selatan.
Pihaknya sangat membutuhkan vaksin karena stok sisa seribu dosis. Jumlah itu tidak cukup untuk dua pekan. Bahkan, Kabupaten Banjar sempat meminjam vaksin ke kabupaten lain.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Banjar Yasna Khairina menyatakan, tim Dinkes merasa lega setelah diberikan jawaban Dirjen. Vaksin yang dikirim nanti untuk anak, vaksin pertama dan kedua serta booster.
“Target pemberian vaksin di Kabupaten Banjar untuk anak terus dikebut. Kami selalu dibantu TNI dan Polri,” pungkasnya.
Penulis : M. Amin
Editor: Yos Casa Nova F




























