Pasuruan, Pontas.id – Pemerintah Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan merehab dan memanfaatkan Kolam Renang Sumber Rengget yang kondisinya terlihat memprihatinkan.
Menurut informasi yang didapat, Kolam Renang Sumber Rengget merupakan salah satu kolam peninggalan Belanda yang berada di wilayah Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Kolam ini juga begitu dikenal dan menjadi julukan banyak warga di era 1980-an.
Maka dari itu Pemerintah Desa Sidowayah merehab dan memanfaatkannya lagi untuk wisata tempat pemandian masyarakat sekitar dan diluar warga Sidowayah khususnya.
Kepala Desa Sidowayah, Sukino saat dikonfirmasi mengatakan dengan adanya kolam renang Sumber Rengget yang sudah tidak berfungsi beberapa tahun, dirinya tergugah untuk kembali merenovasi.
“Kami Pemerintah desa Sidowayah telah merehab Kolam Renang Sumber Rengget dari dana DD (dana desa) tahun 2020 lalu. Karena ini permintaan dari warga setempat untuk mengaktifkan Kolam Sumber Rengget yang lama gak terpakai, untuk memanfaatkannya sebagai wisata seperti di tahun yang silam,” ungkapnya pada Pontas.id Minggu (9/1/2022).
Dengan memfungsikan kolam tersebut memang butuh perhatian dari pemerintah agar bisa terwujud. Dengan angaran DD kolam tersebut dibangun secara bertahap, tapi belum maksimal.
“Karena, masih ada yang penting oleh pemerintah dialihkan ke dana Covid – 19. Jadi, anggaran di tahun 2020 sampai saat ini yaitu dengan datangnya virus Covid – 19 Pemerintah memfokuskan dana DD untuk di pusatkan. Ya masih belum maksimal merehab Kolam tersebut,” kata Sukino.
Ia juga menjelaskan bahwa tujuan dari terbangunnya kolam Sumber Rengget adalah agar bisa dikelola oleh masyarakat karang taruna Sidowayah. Sekaligus nntuk membantu perekonomian masyarakat dan warga setempat .
“Ternyata sampai saat ini masih belum terpakai kolam tersebut yaitu terkendala dari angaran. Ya gimana lagi, mudah-mudahan di tahun yang akan datang bisa normal kembali, dan anggaran DD bisa digunakan lagi,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kolam Sumber Rengget tersebut biasa dimanfaatkan oleh warga setempat untuk kebutuhan mandi. Baik dari kalangan anak-anak ataupun orang dewasa.
Dan menurut cerita penduduk setempat, kolam tersebut juga biasa digunakan oleh orang Belanda dan pejabat pada masanya.
Penulis : Abdullah
Editor : Fajar Virgyawan Cahya















