Cek Kelayakan Ruang Isolasi Terpusat, Bupati Kendal: Patuhi Pemerintah!

Kendal, PONTAS.ID – Bupati Kendal Dico M Ganinduto dan Wabup H Windu Suko Basuki serta Forkopimda melakukan pengecekan terkait kesiapan dari masing-masing desa dalam menyediakan ruang Isolasi terpusat.

Sesuai dengan aturan dari Pemerintah Pusat Terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat bagi wilayah Jawa – Bali Pemerintah menganjurkan untuk melakukan isolasi terpusat, Selasa (6/7/2021).

Terdapat empat titik lokasi yang di kungjungi diantaranya Desa Banyuurip, Desa Pegandon, Kecamatan Cepiring dan Kecamatan Kangkung.

Bupati meminta kepada Kepala Desa untuk dapat memberikan edukasi kepada warga yang terpapar agar mau menempati isolasi terpusat.

Dalam hal ini, pihaknya bersama tim Satgas Kabupaten meninjau secara langsung apa yang menjadi kendala di lapangan.

“Intinya saya meminta agar edukasi terus diberikan kepada warga dengan tujuan supaya tidak terjadi kluster keluarga,” jelas Dico.

Bupati menjelaskan, agar tidak terjadi penyebaran yang semakin meluas, tentu bagi yang terpapar harus dipisahkan. Dalam hal ini melakukan isolasi terpusat di desa.

Bupati mengharapkan kepada warga untuk dapat mematuhi peraturan yang telah dibuat oleh Pemerintah selama kurun waktu dua minggu, pihaknya juga akan melakukan teguran tegas kepada warga yang kedapatan melanggar peraturan.

Sementara itu Wakil Bupati Kendal H. Windu Suko Basuki turut mengatakan, bahwa peran dari Kades setidaknya harus mampu menilai terlebih dahulu kondisi serta kelayakan tempat yang akan dijadikan Isolasi terpusat.

Menurut Wabup, Kades harus bisa bekerja lebih keras dalam membujuk warga agar mau menempati isolasi terpusat.

“Namun sebelumnya harus melakukan sosialisasi dengan benar tentang bahaya atau rawannya melakukan isman secara mandiri yang bisa berpotensi menularkan keluarga sendiri,” jelas Windu.

Sebelumnya, Dico sempat menyampaikan bahwa Dana Desa bisa digunakan setidaknya 8 persen dapat dialokasikan untuk keperluan penanganan Covid-19.

“Apabila Satgas Desa tidak mampu menangani, dianjurkan pihak Desa untuk segera melaporkan meminta bantuan kepada Kecamatan atau bahkan kepada pihak Kabupaten agar tim Satgas Kabupaten dapat segera bertindak,” pungkasnya.

Penulis: Prawoto

Editor: Fajar Virgyawan Cahya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here