Smart City, Ini Harapan Walikota Madiun

Walikota Madiun, H Maidi

Madiun Raya, PONTAS.ID – Dalam upaya memperindah dan mempercantik kota, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus berbenah diri diberbagai sektor. Salah satunya adalah melalui program Smart City yang berlanjutan.

Walikota Madiun, H Maidi mengakui bahwa enam program Smart City yang telah dicanangkan sudah berjalan sesuai dengan rencana.

“Alhamdulilah, Sekarang kita sudah punya 60 taman, setiap pagi semua lansia (Lanjut Usia) dan masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berolahraga guna menaikkan imun tubuh supaya mencegah virus Covid 19. Taman tersebut juga dilengkapi dengan lapak UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) untuk perekonomian masyarakat sekitar,” Katanya kepada pontas.id Di Madiun.

Untuk Lansia, diungkapkannya Pemkot Madiun secara rutin mengadakan senam bersama Lansia. Bahkan, disetiap kegiatan itu, Lansia disediakan makanan bergizi dan cek kesehatan gratis.

“Setiap seminggu sekali kami adakan senam bersama di Kelurahan masing–masing. Mereka kita semangati kita buat gembira sehingga kesehatan mereka terus terjaga, panjang umur,“ ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, dengan kondisi teknologi informasi yang bagus dan semua terkoneksi dengan baik, maka keberadaan Smart City sangat memudahkan masyarakat dalam menjalani kehidupan, terlebih ditengah pandemi.

“Pemkot Madiun telah menyajikan program Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, hingga Smart Environment yang telah berjalan. Seperti salah satunya Pahlawan Street Center yang menjadi bagian dari quick goal Smart City. Di dalamnya, terdapat berbagai aspek, mulai Smart Branding hingga Smart Economy. Smart City ini terus kami dorong di Kota Madiun. Sehingga, ketika pandemi berakhir, ekonomi bisa segera pulih,” jelasnya.

Ia pun berharap, agar ada masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat yang membangun kepada pemerintah, yang nantinya akan diterapkan pada program Smart City.

“Harapannya, Smart City ini akan jadi contoh kota lain. Paling tidak, jadi contoh Jawa Timur bagian barat,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, sebelumnya Pemkot Madiun telah menggelar rapat koordinasi persiapan evaluasi. Rapat tersebut membahas, evaluasi dan tinjauan lapangan gerakan menuju 100 Smart City bersama dengan asesor perwakilan dari Kementerian Kominfo secara daring dari gedung GCIO Dinas Kominfo, pada Rabu 9 Juni 2021.

Ada enam indikator Smart City yang meliputi tata kelola birokrasi (Smart Governance), permukiman penduduk (Smart Living), lingkungan masyarakat (Smart Society), pemeliharaan lingkungan (Smart Environment), pencitraan (Smart Branding), dan tata kelola perekonomian (Smart Economy).

 

Penulis :  Jhon/dhanny
Editor    :  Agus Dwi Cahyono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here