Realisasikan Janji Kampanye, Bupati Kendal Luncurkan 2 Program Ini

Kendal, PONTAS.ID – Pemerintah Kabupaten Kendal meluncurkan program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kepada Pemerintah Desa Berbasis Dusun berkisar Rp.100 – 300 juta. Kegiatan itu digelar di Balai Desa Karangtengah, Kecamatan Kaliwungu, Senin (7/6/2021). Selain itu Pemkab Kendal juga memberikan program santunan kematian senilai Rp 1.000.000 bagi fakir miskin.

“Untuk meningkatkan pelayanan publik bagi warga masyarakat Desa guna mempercepat terwujudnya Desa yang kuat, maju, mandiri dan sejahtera. Maka, akan diberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Pemerintah Desa Berbasis Dusun untuk kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat setempat,” ujar Bupati Kendal Dico M Ganinduto,

Menurutnya, program ini adalah realisasi dari kampanyenya saat pemilu lalu. Adapun tujuannya, agar pemerataan dan percepatan pembangunan desa terwujud melalui dusun, meningkatkan peran serta dan kesadaran masyarakat/lembaga kemasyarakatan Desa yang mendukung proses pembangunan desa, meningkatkan pemahaman, kapasitas masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan neningkatkan perekonomian desa, serta Penanggulangan kemiskinan.

“Program dan kegiatan yang dapat dibiayai dari BKK terdiri dari Bidang Pembangunan, Program Infrastruktur Bidang Pembardayaan Masyarakat, Program Pembangunan SDM, Bidang Pembardayaan Masyarakat, dan Program Pengembangan Ekonomi Mikro,” jelas Bupati Kendal.

Lebih lanjut, Bupati Kendal Dico M. menyampaikan bahwa sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, Visi Pembangunan lima tahun ke depan menjadikan Kendal Handal, Unggul, Makmur dan Berkeadilan.

Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemerintah Desa Berbasis Dusun direncanakan dan dianggarkan sesuai dengan permohonan atau proposal dari Pemerintah Desa, dan diberikan sesuai kemampuan keuangan daerah, melalui musyawarah desa dan Kepala Desa menyampaikan proposal (usulan) kepada bupati melalui camat sesuai dengan skala prioritas.

“Pengalokasian besaran Bantuan Keuangan Khusus setiap Dusun diberikan paling sedikit sebesar Rp100 juta dan paling banyak Rp300 juta. Kemudian untuk proposal dari Pemerintah Desa yang sudah masuk ada sebanyak 1.794 proposal, dari 1.165 Dusun. Selanjutnya, untuk proposal yang sudah lolos diverifiikasi ada sebanyak 1.001 proposal,” tutur Bupati Dico.

Ia juga menjelaskan, bahwa program ini akan dimulai pada Tahun Anggaran 2022. Sebagai langkah persiapan, pada tahun 2021 akan dilaksanakan pilot project pada 19 Desa, masing-masing Desa 1 Dusun di 19 kecamatan yang ada di Kendal.

Senada, Sekda Kendal H. Moh Toha menyampaikan, bahwa kegiatan pada hari ini adalah melaunching 2 program kebijakan formasi, dimaksudkan untuk menyebarluaskan informasi Program kebijakan Pemerintah Kabupaten kepada masyarakat.

la juga menyampaikan, sesuai dengan visi misi Bupati Kendal, untuk meningkatkan pelayanan publik bagi warga masyarakat Desa guna mempercepat terwujudnya Desa yang kuat, maju, mandiri dan sejahtera. Maka, akan diberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Pemerintah Desa Berbasis Dusun di Kabupaten Kendal yang digunakan untuk kegiatan pembangunan dan pemberdayaan berdasarkan masyarakat desa.

Adapun tujuannya, menurut Bupati Kendal adalah untuk pemerataan dan percepatan pembangunan desa melalui dusun, Meningkatkan peran serta dan kesadaran masyarakat/lembaga kemasyarakatan Desa yang mendukung proses pembangunan desa, meningkatkan pemahaman, kapasitas masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan neningkatkan perekonomian desa, serta Penanggulangan kemiskinan.

“Program dan kegiatan yang dapat dibiayai dari Bantuan Keuangan Khusus Kepada Pemerintah Desa berbasis Dusun terdiri dari Bidang Pembangunan, Program Infrastruktur Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Program Pembangunan SDM, Bidang Pembardayaan Masyarakat, dan Program Pengembangan Ekonomi Mikro,” jelas Bupati Kendal.

Bupati Dico juga mengatakan, Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemerintah Desa Berbasis Dusun direncanakan dan dianggarkan sesuai dengan permohonan atau proposal dari Pemerintah Desa, dan diberikan sesuai kemampuan keuangan daerah, melalui musyawarah desa dan Kepala Desa menyampaikan proposal (usulan) kepada bupati melalui camat sesuai dengan skala prioritas.

“Pengalokasian besaran Bantuan Keuangan Khusus setiap Dusun diberikan paling sedikit sebesar Rp100 juta dan paling banyak Rp 300 juta. Kemudian untuk proposal dari Pemerintah Desa yang sudah masuk ada sebanyak 1.794 proposal, dari 1.165 Dusun. Selanjutnya, untuk proposal yang sudah lolos diverifiikasi ada sebanyak 1.001 proposal,” tutur Bupati Dico.

Ia juga menjelaskan, bahwa program ini akan dimulai pada Tahun Anggaran 2022. Sebagai langkah persiapan, pada tahun 2021 akan dilaksanakan pilot project pada 19 Desa, Untuk saat ini, lanjut Dico, progam Rp 100 juta – Rp 300 juta per dusun per tahun baru dalam tahap pilot project, yang diberikan kepada 19 dusun di 19 kecamatan di Kabupaten Kendal.

“Harapan saya, dengan diberikan BKK kepada Pemerintah Desa berbasis Dusun ini akan meningkatkan pelayanan publik bagi warga Desanya khususnya di Dusun guna mempercepat perwujudnya kesejahteraan masyarakat Desa,” harap Bupati Kendal Dico M Ganinduto.

Hadir dalam kegiatan, Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki dan Sekda Kendal H. Moh Toha. Forkopimda Kendal Para Kepala OPD Kendal, Forkopimcam, dan perwakilan dari paguyuban Kepala Desa, Pendamping Desa, Tim Penggerak PKK Kecamatan Kaliwungu, unsur Tokoh Masyarakat dan Warga setempat.

 

Penulis: Prawoto

Editor: Rahmat Mauliady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here