Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta Pemerintah bersama para peneliti untuk terus melakukan riset terhadap mutasi virus SARS-CoV-2 yang memunculkan sejumlah varian baru, seperti varian B.1.1.7, B.1.351, B.1.1.28.1, hingga P.1.
Hal itu guna mengetahui efektivitas vaksin dalam menanggulangi varian tersebut dan didapatkan vaksin yang benar-benar efektif serta menciptakan antibody dan mematikan Covid-19 serta varian barunya.
“Pemerintah harus melakukan penguatan vaksin, seperti dengan memperbanyak variasi vaksin ataupun membuat vaksin yang dapat menanggulangi berbagai jenis mutasi virus yang berpotensi timbul, mengingat virus SARS-CoV-2 masih terus bermutasi dan memunculkan berbagai varian baru,” katanya, Rabu (10/3/2021).
Politisi Golkar itu mendorong Pemerintah bersama masyarakat untuk lebih menguatkan pemberlakuan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, serta meningkatkan pendeteksian dini melalui testing, peningkatan pelacakan kasus (tracing), dan treatment.
“Pemerintah untuk memetakan wilayah-wilayah di dalam maupun di luar negeri yang sudah terpapar berbagai mutasi virus tersebut, agar dapat dilakukan upaya pengetatan pemeriksaan kesehatan maupun pembatasan akses masuk ke wilayah Indonesia yang masih belum terpapar, sehingga mutasi virus tidak semakin tersebar,” ujarnya.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Pahala Simanjuntak




























