Trenggalek, PONTAS.ID – Sejumlah 428 orang yang dinyatakan lolos tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil)mengambil SK CPNS di Kantor BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kabupaten Trenggalek, Rabu (30/12/2020)
Sekretaris BKD Trenggalek, Nurudin Boedy Santoso mengatakan formasi penerimaan CPNS tahun 2019 ini seluruhnya 438. Adapun yang lulus mengikuti SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) saat itu total 1999 orang. Sementara jumlah pelamar ketika itu lebih dari 5000 pelamar.
“Peserta yang lulus seleksi CPNS itu sampai sekarang 428. Sedangkan peserta CPNS yang tidak lulus seleksi kemarin 662 ” kata Nurudin di ruang kerjanya.
Dari formasi itu kata dia, kemudian di usulkan penetapan NIP (Nomor Induk Pegawai) yang selanjutnya di serahkan secara virtual oleh Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin dari ruang smart center pendopo Trenggalek kemarin.
Mereka yang telah menerima SK pengangkatan sebagai CPNS ini sambungnya akan mulai bekerja sesuai SMPT (Surat Pernyataan Mulai Tugas) pada awal bulan Januari 2021. Sementara TMT (Tanggal Mulai Tugas) bagi CPNS adalah 1 Desember 2020.
Menanggapi adanya kekurangan 10 formasi yang di nyatakan kosong, Nurudin mengatakan bahwa kekurangan 10 formasi itu nanti akan di usulkan melalui formasi baru di tahun berikutnya.
Masih menurut Nurudin dari 428 orang yang telah menerima SK CPNS ini, nantinya mereka akan di tempatkan sebagai tenaga kesehatan sejumlah 250 orang, 119 orang sebagai tenaga kesehatan dan sisanya sejumlah 59 orang akan di tempatkan sebagai tenaga teknis.
“Jadi yang terbesar adalah tenaga pendidikan, sisanya tenaga kesehatan dan sedikit tenaga teknis ” urainya.
Nurudin juga menambahkan mereka yang di nyatakan lulus dan menerima SK CPNS ini seluruhnya memiliki usia rata rata di bawah 35 tahun dan hal itu katanya sebagai salah satu syarat pengangkatan CPNS tahun 2019.
Sementara salah satu peserta tes Akbar Adiansyah (30) yang di nyatakan lolos seleksi CPNS menyampaikan rasa syukur telah mendapat SK CPNS.
“Alhamdullilah saya sangat bersyukur bisa lulus dan mendapat SK CPNS ” ungkapnya.
Di katakan oleh Akbar sebelum mendapatkan SK CPNS, dirinya telah mengabdi selama 6 tahun di salah satu SD di Kecamatan Trenggalek sebagai tenaga Sukwan (Sukarelawan).
Begitupula dengan Anandika Rahanggi Wardanis salah satu peserta tes CPNS yang di nyatakan lolos seleksi dan berhak mendapatkan SK CPNS menyampaikan rasa berterima kasih pada kedua orang tuanya meski keduanya telah meninggal dunia.
“Kalau ucapkan terima kasih tentunya pada kedua orang tua yang kebetulan kedua orang tua saya sudah meninggal dunia. Ini adalah cita cita ayah saya dulu agar saya menjadi Aparatur Sipil Negara,” ungkapnya.
Di katakan oleh Andika, sebelumnya dia tidak pernah bekerja di instansi manapun karena di tahun 2019 yang lalu, dirinya baru saja menyelesaikan studi di salah sekolah tinggi di kabupaten Trenggalek.
“Jadi setelah kuliah ada pendaftaran CPNS ini saya ikut dan Alhamdullilah di terima,” pungkasnya.
Penulis: Saelan
Editor: Luki Herdian




























