Peserta CPNS Dijamin Tak Terindikasi Radikalisme

MenPAN-RB Syafruddin

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin menjamin tidak ada peserta tes CPNS 2018 yang terindikasi terpapar radikalisme. Syafruddin mengungkapkan jika dalam persyaratan sudah disebutkan hal tersebut.

“Tidak akan ada (peserta CPNS) terindikasi radikal. Kan ada persyaratan,” ujar Syafruddin, Rabu (24/10/2018).

Syafruddin menyebut jika pihaknya saat ini telah bekerjasama dengan Mabes Polri untuk membackup masalah keamanan. Wujud kerjasama ini termaktub dalam MoU antara Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Polri.

“Polri akan membantu memback up masalah-masalah keamanan, fisik, kemudian operasi cyber pungli bagi penunggang kuda yang mau membodohi rakyat. Kemudian alat-alat cyber tentu akan dibackup,” ungkap Syafruddin.

Syafruddin menjabarkan jika nantinya Polri akan membackup sistem yang ada di BKN. Sehingga nantinya tidak ada kecurangan dalam penyelenggaraan tes CPNS 2018.

“Polri akan memback up sistem yang ada di BKN, supaya jangan ada hacker, jangan ada permainan. Nanti jika ada kecurangan pasti akan ketahuan semuanya,” urai Syafruddin.

Syafruddin menambahkan jika saat ini ada 3 juta orang pendaftar tes CPNS. Pemerintah, kata Syafruddin memprioritaskan penerimaan CPNS 2018 untuk dua bidang yaitu pendidikan dan kesehatan.

“Kan kita orientasinya (penerimaan PNS) untuk guru 112 ribu, kemudian kesehatan 60 ribu orientasinya ke sana. Recruitment tahun ini memang di dua (bidang) itu,” tutup Syafruddin.

Previous articleFahri Hamzah: Kasus Sohibul Iman Masuk Tahap Penyidikan
Next articleSandi Beli Tempe dan Borong Tumpi Di Pasar Projosari Bawen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here